Fadia Arafiq Bantah Kena OTT: Saat Itu Tak Ada Transaksi

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Nur Khabibi , Jurnalis-Minggu, 15 Maret 2026 |00:07 WIB

 Saat Itu Tak Ada Transaksi

Fadia Arafiq Bantah Kena OTT: Saat Itu Tak Ada Transaksi (Ist)

JAKARTA - Bupati nonaktif Pekalongan, Fadia Arafiq kembali membantah dirinya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Dia mengklaim, saat penangkapan, tidak ada transaksi. 

Hal itu sebagaimana disampaikan Fadia seusai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat (13/3/2026). 

"Saya mau menjelaskan saya tidak di-OTT, OTT itu kan berfaedah operasi tangkap tangan di mana saya sedang memberi alias menerima uang. Pada saat itu tidak ada transaksi apa pun dan memang tidak ada pada saat itu," kata Fadia. 

Ia kemudian menceritakan detik-detik penangkapan oleh KPK. Menurutnya, saat itu dia sedang mengisi daya kendaraan listrik berbareng anaknya. 

"Saya duduk di tempat cas mobil berbareng anak saya putri saya dan nan gede di rumah sama Kabag ekonomi dan ajudan jam 12-an malemlah saya waktu itu saya tiba-tiba KPK datang terus bilang 'mau koordinasi boleh?', 'boleh' saya bilang, saya ikut aja. Jadi saya jelaskan saya tidak ada OTT, baik nan sedang memberi alias menerima tidak ada," ujarnya.

"Ini kudu saya jelaskan agar lantaran anak-anak saya kelak kasihan, lantaran dipikir saya sedang transaksi menerima uang, itu tidak sama sekali," tuturnya. 

Sebelumnya, KPK mengumumkan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di Pemerintah Kabupaten Pekalongan. 

Penetapan ini seusai nan berkepentingan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Semarang pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi senyap tersebut, total 14 orang ditangkap di Semarang dan Pekalongan. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com