Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menyatakan pemindahan kereta KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur sudah selesai. Lokomotif KA Argo Bromo nan terpaut dengan gerbong KRL sukses dilepas.
"Evakuasi KA Argo Bromo sudah dievakuasi 100 persen lokomotifnya sudah lepas," kata Bobby di Stasiun Bekasi Timur kepada wartawan, Selasa (28/4).
Bobby mengatakan jalur hilir sudah dibuka dan beraksi normal. Meski begitu KRL di jalur kecelakaan bakal ditutup untuk waktu nan belum ditentukan.
"Status jasa terakhir Stasiun Bekasi," ucapnya.
Pos Tanggap Darurat, kata Bobby, juga bakal dibuka di Stasiun Bekasi selama 2 minggu ke depan.
Kecelakaan bermulai saat taksi menabrak sebuah KRL di Sebidang arah Bulak Kapal. Akibatnya, KRL nan yang menjadi korban berakhir dan tiba-tiba ditabrak KA Argo Bromo dari belakang. Lokomotif KA itu menembus gerbong KRL tersebut.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·