ESDM Tegaskan Stok BBMRI Masih Aman, Ini Buktinya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional hingga saat ini tetap dalam kondisi aman. Hal itu tercermin dari aktivitas masyarakat nan dinilai tetap tinggi, termasuk kondisi lampau lintas di sejumlah wilayah nan tetap mengalami kemacetan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyebut kesiapan daya nasional, baik BBM jenis bensin, solar maupun LPG, tetap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Jadi gini ya. Saya tiap hari macet di jalan, tapi di negara lain ada nan sudah jalan kaki gitu ya. Artinya di kita tetap cukup, persediaan tetap tersedia, baik itu untuk BBM, bensin, solar maupun LPG. Cukup," kata Laode ditemui di Kementerian ESDM, Rabu (13/5/2026).

Lebih lanjut, Laode mengungkapkan, pemerintah terus berupaya untuk menjaga ketahanan stok daya nasional agar pengedaran BBM tetap melangkah lancar. Terutama di tengah tingginya konsumsi masyarakat.

"Pak Menteri kan jika ditanya tuh beliau menceritakan bahwa kita setiap hari itu kadang kudu begadang-begadang untuk ngejar stok itu biar sesuai. Itu nan kita lakukan biar masyarakat tetap bisa terlayani," ujar Loade.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan stok operasional bahan bakar minyak (BBM) nasional dapat mencapai 30 hari alias setara satu bulan.

Menurut Bahlil, saat ini ketahanan stok BBM nasional berada di kisaran 21 hingga 25 hari. Namun, terdapat tambahan pasokan sekitar 7 hari nan berasal dari Karimun, sehingga pemerintah optimistis sasaran ketahanan stok hingga satu bulan dapat tercapai.

Ia juga menyebut pemerintah tengah melakukan komunikasi dan persiapan pembangunan prasarana tambahan. Rencananya, pembangunan tersebut bakal mulai dilakukan pada Mei mendatang.

"Sekarang ada penambahan lagi 7 hari dari Karimun. Dan ini nan kita lagi komunikasikan sehingga bisa kita mencapai 1 bulan. nan lebih-lebihnya kita lagi melakukan pembangunan. Bulan Mei insya Allah doain kita sudah mulai melakukan pembangunan," kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jumat (10/4/2026).

Sementara itu, untuk stok LPG nasional berada di atas 10 hari. Oleh karena itu, Bahlil menilai kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia telah melewati masa kritis mengenai dinamika dunia nan sempat memengaruhi pasokan energi.

Meski demikian, dia tetap meminta masyarakat agar menggunakan BBM dan LPG secara bijak guna menjaga ketahanan daya nasional.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News