Suasana Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang sedikit lenggang setelah terganggunya penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau Minggu (6/9).(MI/Akhmad Safuan)
OPERASIONAL penerbangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang pada Minggu (6/9) mengalami gangguan serius akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah penerbangan terpaksa dibatalkan dan mengalami penundaan hingga waktu nan belum ditentukan.
Berdasarkan pemantauan di letak pada Minggu siang, suasana terminal airport tampak lebih lengang dari biasanya. Aktivitas di area kehadiran dan keberangkatan menurun drastis, dengan hanya beberapa penumpang nan terlihat melakukan konfirmasi jadwal. Di area luar, deretan taksi airport juga tampak terparkir tanpa aktivitas penumpang.
"Dari pagi hanya menunggu, lantaran tidak ada pesawat nan turun di airport ini. Sedangkan nan berangkat juga pulang lagi lantaran ada pembatalan penerbangan," ujar Rois, salah seorang pengemudi taksi bandara.
Kondisi serupa dialami Rina, seorang calon penumpang tujuan Jakarta. Ia mengaku kandas terbang dan mendatangi airport hanya untuk mengurus penjadwalan ulang. "Saya mendapat info pembatalan beberapa jam sebelumnya, jadi ke sini hanya untuk konfirmasi reschedule," ungkapnya.
Data Penerbangan nan Terdampak
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, membenarkan adanya penyesuaian agenda operasional akibat dampak erupsi tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama pihak pengelola bandara.
Hingga jelang siang, tercatat empat penerbangan keberangkatan dan tiga penerbangan kehadiran nan dibatalkan. Berikut adalah rinciannya:
Penerbangan Keberangkatan nan Dibatalkan:
- ID 7369 tujuan Jakarta (CGK) - Jadwal 07.00 WIB
- SI 570 tujuan Karimunjawa (KWB) - Jadwal 07.30 WIB
- GA 231 tujuan Jakarta (CGK) - Jadwal 07.05 WIB
- GA 235 tujuan Jakarta (CGK) - Jadwal 09.30 WIB
Penerbangan Kedatangan nan Dibatalkan:
- ID 6338 dari Jakarta - Jadwal 07.45 WIB
- SI 571 dari Karimunjawa - Jadwal 11.50 WIB
- GA 232 dari Jakarta - Jadwal 08.45 WIB
Selain pembatalan, terdapat empat penerbangan nan mengalami keterlambatan (delay), yakni:
- IN 196 tujuan Pangkalan Bun: Semula 08.45 WIB menjadi 13.05 WIB.
- QG 794 tujuan Banjarmasin: Semula 11.15 WIB menjadi 14.00 WIB.
- IN 195 dari Pangkalan Bun: Semula 08.15 WIB menjadi 12.15 WIB.
- QG 795 dari Banjarmasin: Semula 10.45 WIB menjadi 13.30 WIB.
Langkah Antisipasi dan Koordinasi
Pihak otoritas airport terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau secara intensif. Koordinasi dilakukan berbareng BMKG dan AirNav Indonesia untuk memantau sebaran abu vulkanik nan berpotensi membahayakan mesin pesawat.
"Kami juga berkoordinasi dengan maskapai, ground handling, serta pemangku kepentingan lainnya sebagai langkah antisipasi. Termasuk bekerja sama dengan penyedia transportasi darat untuk menyediakan opsi perjalanan pengganti bagi pengguna jasa," pungkas Sulistyo.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·