Erupsi Anak Krakatau, Bandara Husein Sastranegara Bandung Ditutup Sementara

Sedang Trending 47 menit yang lalu
Petugas membersihkan kaca ruang tunggu di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/8/2025). Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Bandara Husein Sastranegara Bandung menghentikan sementara operasional penerbangan menyusul meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Penghentian operasional ini bertindak hingga pukul 16.00 WIB pada Minggu (6/9).

Penutupan tersebut berasas NOTAM (Notice to Airmen) C1086/26 nan diterbitkan AirNav Indonesia.

“Penutupan Bandara Husein Sastranegara bertindak mulai pukul 12.07 WIB dengan perkiraan dibuka kembali pada pukul 16.00 WIB pada 6 September 2026,” ujar EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoto, dalam keterangan tertulis, Minggu (6/9).

Selain Bandara Husein, Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusumah dan Radin Inten II, Bandara Budiarto (WIRR) juga tetap berstatus closed berasas NOTAM C1079/26, dengan perkiraan dibuka kembali pukul 13.30 WIB.

Sementara Bandara Pondok Cabe (WIHP) berstatus closed berasas NOTAM C1080/26, dengan perkiraan dibuka kembali pukul 14.00 WIB.

Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). Foto: Muhammad Bagus Khoirunas/ANTARA FOTO

“Dengan perkembangan tersebut, terdapat 6 bandar udara nan saat ini tercatat berstatus closed akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, ialah Husein Sastranegara, Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, Budiarto, dan Pondok Cabe,” jelas Hermana.

AirNav Indonesia terus memantau perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik. Pembaruan info aeronautika dilakukan sesuai perkembangan kondisi untuk mendukung keselamatan penerbangan.

AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan info mengenai kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu.

Adapun dalam akun IG resminya, pengelola airport menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan.

Pihak airport mengimbau seluruh penumpang untuk mengecek kembali status dan agenda penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan.

“Kami minta maaf atas ketidaknyamanan nan mungkin terjadi. Terima kasih atas perhatian, pengertian, dan kerja sama seluruh pengguna jasa Bandara Husein Sastranegara Bandung,” tulis keterangan tersebut.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan