Empat Ruas Jalan Inpres 2025 di Sumut Diresmikan Presiden Prabowo

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Empat Ruas Jalan Inpres 2025 di Sumut Diresmikan Presiden Prabowo Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution.(Antara)

GUBERNUR Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution menyatakan empat ruas jalan wilayah di wilayahnya nan dibangun melalui Instruksi Presiden (Inpres) jalan wilayah tahun anggaran 2025 turut diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto.

Menurut Bobby, empat paket pekerjaan tersebut mempunyai total panjang 7,10 kilometer. Infrastruktur itu menjadi bagian dari program pembangunan jalan wilayah secara nasional nan tersebar di 37 provinsi.

"Untuk wilayah Sumut, terdapat empat paket Inpres jalan wilayah tahun anggaran 2025 dengan total panjang jalan mencapai 7,10 kilometer turut diresmikan Bapak Presiden," kata Bobby di Medan, Rabu (24/6).

Bobby menjelaskan, peresmian tersebut merupakan bagian dari penyelenggaraan Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi.

Ia mengatakan, secara nasional pembangunan jalan wilayah nan diresmikan Presiden Prabowo mencapai 1.151 kilometer dan tersebar di 37 provinsi. Untuk Sumut, paket pekerjaan dilaksanakan dengan skema single year contract alias perjanjian tahun tunggal.

No Ruas Jalan Lokasi Panjang
1 Jalan Batas Kota Tebing Tinggi–Sibulan Kabupaten Serdang Bedagai 2 km
2 Jalan Simpang Mangga–Tugu Sujono Kabupaten Simalungun 1,12 km
3 Jalan Sirongit–Lancang Kabupaten Toba 1,7 km
4 Jalan Jenderal Sudirman Kota Tebing Tinggi 2,28 km

"Jalan Sirongit–Lancang di Kabupaten Toba sepanjang 1,7 kilometer, dan Jalan Jenderal Sudirman di Kota Tebing Tinggi sepanjang 2,28 kilometer," jelas Bobby.

Bobby juga membahas rencana pembangunan prasarana jalan nan menjadi kewenangan pemerintah pusat di Sumut berbareng Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumut Kementerian Pekerjaan Umum Hardy Siahaan.

Menurutnya, sejumlah ruas jalan nasional di Sumut berada dalam kondisi baik. Namun, tetap ada beberapa ruas nan memerlukan perhatian. Bobby menyebut panjang jalan nasional di Sumut mencapai sekitar 2.600 kilometer.

"Beberapa daerah, itu kondisi jalannya memang butuh perhatian. Dengan Inpres jalan wilayah ini tentu masyarakat, khususnya di wilayah pertanian alias lumbung pangan menjadi sangat terbantu," tuturnya.

Ia menilai pembangunan jalan wilayah tersebut dapat berakibat langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di wilayah pertanian. Akses nan lebih baik diharapkan mempermudah pengangkutan hasil panen dari sentra produksi menuju pasar alias pusat distribusi.

"Jadi selama ini kesulitan dalam mengangkut hasil panen, sekarang sudah jadi mudah dan pastinya biaya angkut bakal lebih rendah. Kita patut berterima kasih kepada Bapak Presiden," ujar Bobby.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pembangunan prasarana jalan wilayah krusial untuk memperlancar mobilitas hasil pertanian, perkebunan, perikanan, serta beragam produk masyarakat dari desa menuju pasar maupun area industri.

Prabowo menekankan bahwa upaya mencapai swasembada pangan dan daya tidak hanya bertumpu pada aspek produksi, tetapi juga memerlukan jaringan pengedaran nan memadai.

"Swasembada pangan tidak hanya soal benih, pupuk, irigasi. Swasembada daya tidak hanya soal energi. Ini juga hasil jaringan pengedaran nan lancar dan baik. Dengan selesainya jalan ini, saya ajak pemerintah wilayah untuk menjaga prasarana dengan sebaik-baiknya," ungkap Prabowo dalam sambungan virtual dari Aula Tengku Rizal Nurdin, rumah dinas Gubernur Sumut, Selasa (23/6).

Peresmian empat ruas jalan Inpres di Sumut itu diharapkan memperkuat konektivitas antardaerah, memangkas halangan logistik, dan mendukung aktivitas masyarakat di area produksi pangan. (Ant/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia