Emak-emak Cengkareng Ditodong Senpi oleh Kelompok Curanmor di Rumahnya

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang ibu rumah tangga berjulukan Susi ditodong dengan senjata api saat komplotan pencuri sepeda motor melakukan tindakan di kediaman nan berlokasi di area Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (8/6) siang.

Susi mengaku trauma setelah ditodong senjata saat pelaku hendak membawa kabur kendaraan miliknya.

Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) di Jalan H Djairi, Rawa Buaya, Cengkareng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rekaman itu, terlihat dua orang pelaku mengenakan busana serba tertutup nan mengawasi situasi di sekitar letak terlebih dulu sebelum menjalankan aksinya.

Setelah memastikan kondisi sekitar terbilang sepi, kedua pelaku mendekati sepeda motor milik korban nan terparkir di depan rumah.

Pelaku kemudian diduga berupaya menjebol kunci kontak kendaraan untuk membawa kabur motor tersebut.

Namun, tindakan mereka dipergoki pemilik kendaraan, Susi, nan menyadari motornya hendak dicuri.

Saat korban berteriak meminta support warga, salah satu pelaku diduga mengeluarkan senjata api berwarna perak dan menodongkannya ke arah korban.

Teriakan korban membikin penduduk sekitar keluar dari rumah dan berupaya mengejar para pelaku. Meski demikian, kedua pelaku sukses melarikan diri sebelum diamankan warga.

"Kejadiannya jam 11 siang. Pas saya intip lewat jendela, ada orang dekatin motor saya, mau buka pakai kunci letter T, saya keluar. Terus saya ditodong pakai pistol, disuruh masuk lagi (oleh pelaku)," kata Susi kepada wartawan di lokasi, Senin.

Meski ditodong senjata api, Susi pantang mundur lantaran takut sepeda motornya dibawa kabur.

"Saya enggak mau masuk, motor saya mau dibobol. Saya tepis-tepis terus tangannya (pelaku). Saya ditodong terus itu," kata Susi.

Meski telah berteriak maling, kata Susi, tak ada penduduk sekitar nan datang membantu.

"Saya teriak 'maling, maling', tapi enggak ada penduduk nan keluar," kata Susi.

Saat mendengar ada penduduk nan mulai bergerak ke luar rumah, sang penyelenggara sempat kabur ke arah rekannya nan sudah menunggu sepeda motor untuk melarikan diri.

Namun, memandang banyaknya penduduk nan mendekat, penyelenggara itu kembali ke arah Susi sembari mengangkat senjata api ke udara untuk memukul mundur warga.

"Pas penduduk pada keluar, dia sempat lari ke sana, tapi mutar kembali ke sini lagi sembari ngangkat pistol ke atas," kata Susi.

Tak lama kemudian, pelaku berbareng rekannya kabur dari lokasi.

Menurut pengakuan Susi, kejadian tersebut merupakan nan pertama kali terjadi di lingkungan tempat tinggalnya.

Akibat kejadian itu, dia mengaku mengalami trauma dan sekarang memilih menyimpan kendaraannya di letak nan lebih aman.

Meski tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, korban memilih membagikan rekaman CCTV ke media sosial agar masyarakat lebih waspada sekaligus berambisi para pelaku dapat segera dikenali.

(antara/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional