Elektrifikasi Jadi Kunci Tekan Impor BBM dan LPG

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Selasa, 17 Maret 2026 |21:02 WIB

Elektrifikasi Jadi Kunci Tekan Impor BBM dan LPG

Indonesia terhadap impor energi, terutama bahan bakar minyak (BBM) dan LPG. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA – Strategi Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong penggunaan kompor listrik dan kendaraan listrik dinilai sebagai langkah untuk memperkuat ketahanan daya nasional di tengah ketidakpastian pasokan daya global.

Pengamat Energi Sofyano Zakaria menyatakan kebijakan tersebut dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi, terutama bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.

Menurutnya, kebijakan elektrifikasi perlu didorong secara lebih serius lantaran Indonesia saat ini tetap sangat berjuntai pada pasokan daya impor, nan sebagian besar distribusinya melalui jalur strategis Selat Hormuz.

“Kondisi tersebut membikin ketahanan daya nasional rentan terhadap dinamika geopolitik global,” kata Sofyano, Selasa (17/3/2026).

Dia menjelaskan, Indonesia mempunyai kapabilitas produksi listrik nan relatif melimpah sehingga dapat dimanfaatkan untuk menggantikan konsumsi daya berbasis fosil, baik di sektor rumah tangga maupun transportasi.

“Dengan kapabilitas listrik nan cukup besar, program elektrifikasi bisa diarahkan untuk menggantikan penggunaan daya nan tetap berjuntai pada impor, misalnya LPG di rumah tangga alias BBM pada transportasi,” ujarnya.

Sofyano menilai percepatan penggunaan kendaraan listrik juga berpotensi menekan konsumsi BBM nasional secara signifikan, sekaligus mengurangi tekanan terhadap pasokan daya di dalam negeri.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com