Elektoral Demokrat Jatim Naik, AHY dan Emil Dardak Jadi Faktor Penguat

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Elektoral Demokrat Jatim Naik, AHY dan Emil Dardak Jadi Faktor Penguat Ilustrasi(MI/Faishol Taselan)

PERUBAHAN jejeran pengurus Partai Demokrat Jawa Timur menjadi kunci utama meningkatnya elektoral partai nan diketuai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jawa Timur. Sempat berada di nomor 7,1% pada awal Juli 2025, sekarang pada Agustus 2026 elektabilitas Partai Demokrat mencapai lebih dari 12%.

“Salah satu aspek nan membikin elektoral Demokrat meningkat adalah perubahan jejeran pengurus partai dalam setahun terakhir serta coattail effect dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak,” kata  Peneliti ARCI Baihaqi Sirajt saat paparan survei di Surabaya, Kamis (3/9).

Pada Tahun 2025, menurutnya, DPD Demokrat Jatim pada tahun 2025 melakukan perombakan susunan kepengurusan partai. Ini memberi dampak, sehingga Demokrat ini lebih hidup dengan beragam program langsung ke masyarakat.

Selain itu, nan juga sangat berakibat pada elektoral Demokrat adalah coattail effect dari AHY sebagai salah satu menteri dengan keahlian terbaik. “Elektoral terhadap Emil Dardak juga meningkat di Jatim, dan semakin banyak penduduk nan tahu bahwa Emil Dardak adalah Ketua Demokrat Jatim," tambahnya.

Dalam survei Accurate Research Consulting Indonesia (ARCI) Elektoral Demokrat terus meningkat selama setahun terakhir. Dari awalnya sempat berada di nomor 7,1% pada awal Juli 2025, sekarang pada Agustus 2026, elektabilitas Demokrat berada di 12,5%.

"Survei kami menunjukkan progres signifikan Demokrat selama satu terakhir sejak September 2025 hingga Agustus 2026. Peningkatan elektoral mencapai 5%," katanya.

Baihaki mengungkap secara elektoral kekuatan Demokrat menguat di wilayah Mataraman, Arek, dan Tapal Kuda. Namun, Demokrat tetap lemah di area Pantura dan stagnan di area Madura.

"Di Mataraman menguat sangat signifikan lampau di wilayah Tapal Kuda, Arek ada progres meskipun kecil. Namun, di Pantura terus melemah, jika di wilayah Madura stagnan," bebernya.

Menurut Baihaki, pada Pemilu 2024 lalu, publik Jatim tetap banyak nan belum mengetahui bahwa Emil Dardak merupakan Ketua DPD Demokrat Jatim. 

"Saat ini sudah 98,7% responden mengetahui bahwa Emil Dardak adalah Ketua DPD Demokrat Jatim. Ini bekal berbobot Demokrat menuju Pileg 2029 di Jatim, karena tren elektoral individual Emil Dardak saat ini terus meningkat di Jatim," tambahnya.

Baihaki menambahkan jika tren Demokrat saat ini terus dipertahankan, maka tidak menutup kemungkinan bangku partai bakal bertambah pada Pileg 2029 mendatang.

"Kuncinya Demokrat kudu konsisten, apa nan sudah melangkah baik saat ini kudu terus dijalankan agar perolehan bunyi partai di 2029 bisa bangkit kembali," jelasnya.

Dalam survei ARCI, elektoral Partai Gerindra tetap tertinggi di Jawa Timur ialah 16,3%. Disusul PKB 15,1%, PDI Perjuangan (PDIP) 13,7%, Golkar 12,5%, Demokrat 12,5%, PSI 5,1%, PAN 4,2%, NasDem 4,1%, PKS 4,1%, PPP 1,5%, Perindo 1,1%, partai lainnya 3,5%, tidak tahu/tidak menjawab 6,3%.

Diketahui, dalam survei ARCI mengenai elektoral partai politik di Jawa Timur digelar pada 18-28 Agustus 2026. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan margin of error di nomor 2,8% dan tingkat kepercayaan 95%. Survei ARCI menggunakan metode stratified random sampling dan didanai secara mandiri. (FL/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia