Eks Wamenaker Noel Minta Maaf ke Prabowo Usai Divonis 4,5 Tahun Bui

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Immanuel Ebenezer namalain Noel Ebenezer meminta maaf kepada masyarakat dan Presiden Prabowo Subianto usai divonis 4,5 tahun penjara dalam kasus suap dan gratifikasi mengenai pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kemnaker.

"Saya memohon maaf kepada rakyat Indonesia, kedua kepada Presiden Prabowo, ketiga kawan-kawan pekerja nan saya perjuangkan saya minta maaf sekali lantaran mengecewakan mereka," kata Noel usai sidang di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (4/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Noel mengaku menerima putusan nan dijatuhkan kepadanya itu. Ia mengaku sejak awal memang salah dan siap menerima akibat atas tindakannya.

"Saya rasa pengadil sudah melakukan apa, pertimbangan norma nan luar biasa. Begitu juga Jaksa Penuntut Umum juga telah luar biasa melakukan kerja-kerja dan tuntutan-tuntutan nan luar biasa. Begitu juga kepada tim pembelaan saya," katanya.

Selain vonis penjara, Noel juga divonis denda Rp200 juta subsidair 90 hari penjara. Selain itu, Noel juga divonis untuk bayar duit pengganti sebesar Rp3,4 miliar.

Terhadap duit Rp3 miliar nan dikembalilan Noel, dihitung sebagai duit pengganti.

Apabila dalam jangka waktu satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh norma tetap dan harta-benda Noel tak mencukupi bayar sisa duit pengganti, maka bakal diganti dengan pidana 1 tahun penjara.

Vonis nan dijatuhkan pengadil itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa KPK.

Dalam menjatuhkan putusan, pengadil juga mempertimbangkan perihal memberatkan dan meringankan.

Hal memberatkan adalah perbuatan Noel tidak mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan nan bebas dan bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Sedangkan perihal meringankan ialah belum pernah dihukum, mempunyai tanggungan dan berprestasi selama menjabat sebagai Wamenaker.

(yoa/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional