Feby Novalius
, Jurnalis-Minggu, 02 Agustus 2026 |14:15 WIB

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi tumbuh 5,2-5,3 persen pada kuartal II-2026. (Foto: Okezone.com)
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi tumbuh 5,2-5,3 persen pada kuartal II-2026. Kondisi tersebut ditopang oleh shopping pemerintah nan ikut meningkat.
Ekonom Bank Danamon Indonesia, Hosianna Evalita Situmorang, menjelaskan bahwa meskipun terdapat inflasi akibat kenaikan nilai BBM nonsubsidi, dorongan shopping pemerintah tetap tumbuh sekitar 20 persen secara tahunan (year on year/yoy). Hal tersebut menjadi katalis positif bagi pertumbuhan ekonomi.
"Jadi, pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada di kisaran 5,2-5,3 persen pada kuartal II," ujarnya.
Selain itu, kenaikan nilai komoditas seperti batu bara pada Mei 2026 turut mendukung perekonomian lantaran berakibat positif terhadap konsumsi masyarakat.
"Kita sempat memandang nilai batu bara pada Mei relatif naik. Ini menjadi aspek pendukung lantaran ketika komoditas baik, konsumsi masyarakat relatif baik di tengah adanya pelemahan nilai tukar dan penurunan PMI," ujarnya.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·