E-Voting Kakanwil Berlanjut, Giliran Pegawai Kemenkum Banten Memilih

Sedang Trending 34 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Hukum (Kemenkum) kembali melibatkan pegawai dalam menentukan pemimpin instansi wilayah (kanwil) di wilayah melalui sistem electronic voting (e-voting).

Kali ini pegawai Kanwil Kemenkum Banten diberikan kesempatan memilih kepala instansi wilayah (kakanwil) nan sebelumnya telah lolos penyaringan melalui sistem manajemen talenta.

Dalam keterangan tertulis, Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas mengatakan e-voting menjadi bagian dari uji coba pengembangan manajemen talenta Kemenkum. Program ini bermaksud agar proses pemilihan pemimpin tidak hanya mempertimbangkan hasil penilaian kompetensi dan rekam jejak, tetapi juga melibatkan pegawai nan nantinya bakal bekerja berbareng pemimpin tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"E-voting ini berorientasi pada menciptakan tim di unit kerja nan solid guna meningkatkan pelayanan publik nan semakin gemilang," kata Supratman di aula Kantor Wilayah Kemenkum Banten, Rabu (9/9).

Ia menegaskan tidak bakal mengintervensi proses maupun keputusan nan dihasilkan melalui sistem manajemen talenta. Pegawai pun diminta menggunakan kewenangan pilih secara objektif, tanpa tekanan ataupun kepentingan di luar kepentingan organisasi.

"Gunakan kewenangan pilih tanpa paksaan dan tanpa kepentingan lain selain kepentingan organisasi. Berikan penilaian secara objektif," ujarnya.

Supratman menitipkan pesan kepada kandidat terpilih agar tidak menjadikan kedudukan sebagai argumen untuk merasa lebih tinggi dari pegawai lainnya. Menurutnya, kualitas seorang pemimpin terlihat dari kemampuannya mendengar dan menciptakan lingkungan kerja nan sehat.

"Jangan congkak, jadilah leader nan baik adalah nan bisa menciptakan suasana kerja nan baik dan mau mendengar. Perlakukan semua orang secara setara agar kualitas pelayanan kita semakin baik," ujarnya.

Supratman mengatakan setiap orang dalam satu struktur organisasi kudu memahami bahwa keberhasilan organisasi tidak dibangun secara individual, melainkan melalui kolaborasi.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kemenkum Nico Afinta selaku ketua tim manajemen talenta menjelaskan bahwa kandidat nan dipilih pegawai merupakan calon nan telah melalui proses penyaringan dalam sistem manajemen talenta Kemenkum.

"Kandidat nan dipilih telah melalui proses penilaian terlebih dahulu," kata Nico.

Sebelum menentukan pilihan, pegawai juga diberikan info mengenai masing-masing kandidat melalui video profil. Materi tersebut memuat rekam jejak dan riwayat kedudukan kandidat sebagai bahan pertimbangan agar pegawai dapat menentukan pilihan secara objektif.

Banten menjadi Kanwil Kemenkum keempat nan melaksanakan sistem e-voting. Sebelumnya, uji coba telah dilakukan di Kanwil Kemenkum Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Kalimantan Timur.

Melalui e-voting, Kemenkum mendorong proses pemilihan pemimpin nan semakin transparan, objektif, dan partisipatif. Mekanisme berbasis digital tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan manajemen talenta untuk mendapatkan pemimpin nan kompeten sekaligus bisa membangun kerjasama dengan pegawai.

(tim/sur)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional