Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan keprihatinan atas lenyap kontaknya lima wartawan nan tengah meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
Dasco mendorong lembaga mengenai melakukan upaya maksimal untuk menemukan keberadaan para wartawan tersebut.
“Kami menyatakan prihatin terhadap para teman-teman wartawan nan pada saat ini belum diketahui keberadaannya,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9).
Dasco mengatakan DPR telah berkoordinasi dengan lembaga mengenai sekaligus memantau proses pencarian terhadap lima wartawan tersebut.
“Kami sudah mendorong kepada lembaga mengenai dan juga memonitor upaya-upaya nan dilakukan secara maksimal agar kejelasan dari teman-teman tersebut dapat segera diketahui,” tutur Dasco.
Dasco berambisi seluruh upaya pencarian nan dilakukan dapat membuahkan hasil terbaik. Ia juga membujuk semua pihak mendoakan keselamatan para wartawan nan lenyap kontak tersebut.
“Dan kita doakan semoga upaya nan terbaik juga bisa dapatkan hasil nan terbaik,” ujarnya.
Sebelumnya, lima wartawan dilaporkan lenyap kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Rombongan lenyap kontak sejak Senin (7/9) saat berlayar menggunakan kapal untuk memotret gunung tersebut.
Adapun kelima wartawan itu, ialah Muhammad Bagus Khoirunas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka, Yudis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal nan merupakan wartawan freelance. Juga ada tiga kru kapal dan guide nan mendampingi mereka, ialah Warta (55), Suratman (60), dan Heriyanto (49).
Mereka bertolak dari Dermaga Marina, Lippo Carita, Desa Sukajadi, Carita, Kabupaten Pandeglang, sekitar pukul 14.00 WIB.
Pencarian saat ini terus dilakukan oleh beragam unsur SAR hingga kepolisian.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·