Dudung: Ulta Levenia Nababan Bukan Staf KSP

Sedang Trending 11 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menegaskan bahwa Ulta Levenia Nababan sudah tidak lagi menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP). Menurut dia, Ulta saat ini menjadi salah satu deputi di Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).

Hal ini disampaikan Dudung menyusul sorotan publik atas pernyataan Ulta Levenia Nababan mengenai dugaan keterkaitan sejumlah kejadian alam dengan pihak tertentu, termasuk proyek High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP).

"Ulta sudah bukan di KSP lagi. Dulu dia di staf KSP sebagai tenaga mahir utama, tetapi sekarang sudah tidak. Dia sekarang salah satu deputi di Bakom," kata Dudung di Gedung Bina Graha, Kamis (10/9/2026), dikutip dari siaran persnya.

Dia menyampaikan sesuai dengan bagian keilmuan dan kajian para ahli, kejadian alam nan terjadi belakangan ini merupakan bagian dari dinamika alam nan wajar dan telah dipelajari serta dipantau perkembangannya.

"Kalau masalah musibah alam, jika menurut saya itu dinamika alam lah ya, dan para mahir juga sudah mempelajari, kemudian memandang perkembangan saat ini. Tentunya, saya punya kepercayaan bahwa ini kan kehendak nan Kuasa, artinya memang dinamika alam sudah seperti ini," jelasnya.

Dudung menegaskan tidak ada indikasi keterlibatan pihak luar dalam rangkaian kejadian alam tersebut.

"Menurut saya, tidak dikaitkan dengan apalagi kepentingan dengan pihak luar dan sebagainya," tegas Dudung.

Dia juga memastikan bahwa pernyataan nan disampaikan Ulta beberapa waktu lampau tidak lagi mewakili sikap maupun posisi resmi KSP. Hal ini mengingat status kepegawaian nan berkepentingan telah berubah.

"Jadi, bukan personil saya lagi itu," tutur Dudung.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita