Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurrachman menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto nan mengaku mengetahui pihak-pihak nan mendanai tindakan demonstrasi. Menurut Dudung, Presiden memperoleh info nan jeli dan pemerintah bakal mengambil langkah sesuai ketentuan hukum.
Hal itu disampaikan Dudung dalam konvensi pers di Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Jakarta, Jumat (26/6).
"Ya memang kan nan tahu kan Bapak Presiden. Saya percaya Bapak Presiden juga dapat informasi-informasi akurat. Tentunya ada langkah-langkah perihal nan bakal dilakukan oleh Bapak Presiden," kata Dudung.
Menurut Dudung, info nan disampaikan Presiden berpotensi betul adanya. Namun, dia menegaskan seluruh tindak lanjut kudu dilakukan melalui sistem norma nan berlaku.
"Tanggapan saya, menurut saya info itu bisa betul adanya. Tinggal kita memastikan langkah-langkah berikutnya secara hukum," ujarnya.
Dudung berambisi segala corak aktivitas nan bermaksud mendiskreditkan pemerintah dengan motif tertentu dapat disikapi secara bijak. Ia membujuk seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun bangsa dengan langkah berpikir nan komprehensif.
"Sehingga ke depannya mudah-mudahan apa pun informasi, apa pun kegiatan-kegiatan nan kemudian mendiskreditkan pemerintah dengan motif apa pun. Ya marilah kita bangun bangsa ini dengan pemikiran nan secara komprehensif," katanya.
Ia juga mencontohkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) nan menurutnya lebih banyak memberikan faedah dibandingkan kekurangan nan tetap perlu diperbaiki.
"Tidak seakan-akan apa nan kita lakukan ini kurang baik. Seperti MBG ya, MBG itu ya dari sisi negatifnya jangan kita lihat dari perihal nan mini saja nan kurang. Tetapi banyak perihal nan berakibat nan luar biasa jika menurut saya," pungkas Dudung.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyinggung tindakan demonstrasi nan kerap ditujukan kepada dirinya saat menghadiri aktivitas Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di GOR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6).
Dalam sambutannya, Prabowo mengaku mengetahui pihak-pihak nan membiayai tindakan demonstrasi. Meski demikian, dia memilih tidak mempermasalahkan perihal tersebut.
"Saudara-saudara sekalian, hati-hati lho, saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa nan bayar-bayar demo, gue tahu itu," kata Prabowo.
Namun, menurut Prabowo, para peserta tindakan demonstrasi belum tentu memahami substansi dari tuntutan nan mereka suarakan. Ia apalagi berkelakar bahwa sebagian peserta tindakan hanya mengetahui mereka menerima penghasilan untuk ikut berdemonstrasi.
"Tapi enggak apa-apa, nan bayar demo ditanya anak-anak demo enggak ngerti. 'Mau demo apa ya? Umm... kami dibayar Rp 200 ribu' katanya," ujar Prabowo nan disambut tawa hadirin.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·