Prabowo Tanya Orang Pintar RI: Kenapa Sawit Kita Kalah dari Malaysia?

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan persoalan industri di Indonesia. Salah satunya adalah argumen hasil produksi kelapa sawit Indonesia nan kalah dari Malaysia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Jakarta International Convention Center, Jumat (26/6/2026).

Prabowo mengatakan, negara lain bisa produktif sedang mengarah menuju kesejahteraan. Untuk itu, dia mengaku acapkali datang ke kampus untuk menanyakan perihal peralatan hasil produksi dari dalam negeri.

"Saya datang saya minta orang-orang terpintar. Tanya Pak Brian (Mendikti Brian Yuliarto), tanya Profesor Sigit (CTO Danantara), saya tanya profesor-profesor IPB: kenapa kita tidak bisa punya bibit gandum? Kenapa kita kudu impor gandum," kata Prabowo.

"Saya tanya: kenapa kelapa sawit per hektare di Malaysia produktivitasnya lebih dari kita? Kenapa? Saya selalu minta mereka. Kenapa Indonesia setelah 81 tahun tidak bisa bikin mobil buatan sendiri?," tanya Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menanyakan masalah lain kepada tamu undangan nan datang terdiri dari 2.600 rektor, dosen, hingga dekan nan hadir.

"Saya berdiri di depan saudara-saudara. Kalian nan PhD. Kenapa kita tidak punya, kita beli motor 10 juta motor tiap tahun, kenapa tidak ada pabrik buatan Indonesia?," tanya Prabowo.

Kendati demikian Prabowo mengapresiasi akademisi lantaran Indonesia saat ini mengarah untuk mempunyai mobil buatan dalam negeri, meskipun belum sempurna.

"Saya ada satu kepuasan nan mendalam di hati saya waktu saya dilantik. Saya pulang dari pelantikan saya bisa naik mobil buatan Indonesia. Desainnya Indonesia, dibuat di Indonesia. Tidak 100%, dan tidak ada mobil di bumi nan 100% produknya dari satu negara. Tapi jika 65%, 70%, itu sudah boleh kita klaim buatan Indonesia," kata Prabowo.

Meskipun bangga, Prabowo bercerita menggunakan mobil Maung bukan tanpa risiko. Menurutnya sempat ada kejadian genting bocor ketika hujan deras terjadi.

(miq/miq)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News