Dudung menegaskan dirinya bakal melakukan sidak ke beragam wilayah lain, menyusul adanya laporan ketidaksesuaian standar di beberapa wilayah.
"Nah ini nan saya sidak dan saya bakal cek ke beberapa daerah. Saya mendengar di Jawa Tengah, di Jawa Barat ada hal-hal nan prosesnya dari mulai penentuan titik sampai kepada proses pembuatan makanan, pengiriman dan sebagainya. Ini tidak sesuai dengan standar," jelasnya.
Dia pun memberikan peringatan keras kepada pihak yayasan maupun penanammodal pengelola SPPG agar tidak menjadikan program ini semata-mata sebagai ladang upaya tanpa memperdulikan standar kualitas gizi. Dudung juga telah berkoordinasi langsung dengan Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengenai potensi pelanggaran ini.
"Saya sudah komunikasi dengan Pak Dadan agar diantisipasi kepada yayasan maupun penanammodal nan segala rupanya mau mengambil suatu keuntungan, ini agar betul-betul diwaspadai," tegas mantan KSAD itu.
Dudung mengingatkan bahwa program MBG merupakan upaya pemerintah untuk memajukan bangsa Indonesia. Untuk itu, dia meminta para penyedia MBG memprioritaskan keselamatan dan masa depan generasi penerus bangsa.
"Ya saya sampaikanlah kepada yayasan-yayasan nan mendirikan untuk membikin MBG dan sebagainya, ya tolonglah berpikir untuk memajukan bangsa, ini anak-anak kita kasihan. Tidak semudah kemudian orang seakan-akan, nan krusial ada dapat untung dari duit itu," tutur Dudung.
Pengawasan ketat ini juga difokuskan untuk mencegah timbulnya hal-hal negatif nan membahayakan kesehatan anak, seperti kejadian keracunan makanan. KSP berbareng BGN bakal terus bersinergi melakukan penindakan.
"Hal-hal ini saya bakal terus-menerus, tentunya bersama-sama juga dengan BGN untuk menjaga hal-hal nan memang kurang baik," pungkas Dudung
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·