Dudung Jawab Kritik Militerisasi Kabinet: Latar Belakang Boleh dari Mana Saja

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Dudung Abdurachman tiba di Istana Kepresidenan jelang pelantikan. Foto: Jonathan Devin/kumparan

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menanggapi kritik sejumlah pihak nan menyebut komposisi Kabinet Merah Putih kental dengan nuansa militer alias militerisasi.

Dudung menekankan bahwa latar belakang militernya adalah masa lalu, dan saat ini dia telah sepenuhnya menjadi bagian dari masyarakat sipil lantaran sudah pensiun.

"Saya kan sudah pensiun, sudah dua tahun. Saya kan orang sipil," kata Dudung di KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/4).

Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Staf Kepresidenan RI dari Muhammad Qodari (kanan) kepada Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman (kiri) di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/4/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Dudung juga menegaskan bahwa keberagaman latar belakang dalam kabinet adalah perihal nan wajar, selama tujuannya adalah untuk pengabdian kepada negara.

"Ya, boleh saja latar belakang dari mana-mana. Kan nan dari sipil juga menjadi kementerian, dari kementerian juga kan banyak," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Dudung juga mengungkapkan agenda prioritas Presiden Prabowo, salah satunya mengenai pemangkasan birokrasi.

"Ya, dari mulai Pak Presiden ini saya lihat sudah memangkas birokrasi-birokrasi yang... saya dapat laporan dari Pak Qodari (mantan KSP) juga, dari sekian ratus birokrasi dipangkas menjadi satu birokrasi," tandasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan