
Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)
JAKARTA - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengungkapkan argumen negaranya memilih Pakistan untuk menjadi ahli tenteram atas bentrok dengan Amerika Serikat (AS). Menurutnya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif telah melakukan sejumlah aktivitas dan upaya untuk terciptanya gencatan senjata di area Timur Tengah.
"Ya, lantaran kita memandang bahwa Perdana Menteri Pakistan telah melakukan banyak kegiatan, banyak upaya untuk gencatan senjata di wilayah," ungkap Boroujerdi saat ditemui di Kampus Paramadina, Jakarta Timur, Sabtu (11/4/2026).
Boroujerdi menambahkan, Iran menerima tawaran tenteram lantaran Pakistan telah meyakinkan bahwa lawannya ialah AS bakal bermusyawarah damai. "Oleh lantaran itu, kita kemudian dari usaha-usaha nan dilakukan oleh Perdana Menteri (Pakistan) ini, juga kemudian berupaya meyakinkan kami serta meyakinkan musuh kami untuk kemudian bermusyawarah di Pakistan," ujar Boroujerdi.
Sebelumnya, Pakistan muncul sebagai mediator kunci dalam bentrok Amerika Serikat-Iran pada April 2026. Pakistan memfasilitasi gencatan senjata dua pekan dan merencanakan perundingan di Islamabad.
Dipimpin PM Shehbaz Sharif, Pakistan dipilih lantaran netralitas, kedekatan geografis, dan jalur komunikasi efektif dengan kedua belah pihak, didukung Tiongkok.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·