Jakarta - Ketua Komisi D DPRD Jakarta Yuke Yurike menyatakan arah pembangunan Kota Jakarta melalui proses perencanaan secara matang. Kebutuhan masyarakat menjadi prioritas bagi DPRD DKI Jakarta.
Pembahasan program antara Komisi D DPRD DKI Jakarta berbareng pelaksana terfokus pada program-program nan bergesekan langsung dengan masyarakat. Komisi D memastikan kebutuhan tersebut masuk dalam arsip Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) DKI Jakarta Tahun 2027.
"Mulai dari kebutuhan lahan pemakaman, penanganan sampah, penataan area permukiman, hingga usulan bedah rumah penduduk kurang mampu," kata Yuke dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).
Dia mengatakan sinkronisasi program sangat krusial agar rencana pembangunan wilayah melangkah sesuai kebutuhan di lapangan. Satu konsentrasi diantaranya ialah pengelolaan sampah.
"Program lainnya adalah penataan area permukiman kumuh hingga tuntas. Hingga kini, jumlah RW kumuh terus menurun," tuturnya.
Karena itu, Komisi D mendorong Pemprov DKI menjaga konsistensi program. Sehingga kualitas lingkungan permukiman masyarakat semakin baik.
Begitu pula dengan Program Bedah Rumah. Komisi D memperhatikan upaya mengakomodasi permohonan dari masyarakat. Meski program tersebut tidak dapat dibiayai langsung lewat biaya APBD.
"Namun, terdapat kesempatan support melalui skema corporate social responsibility (CSR) dan Baznas. Sebab, banyak penduduk menginginkan kediaman nan layak dan dapat berfaedah dengan baik," tuturnya.
Dia mengatakan penetapan program prioritas sesuai kebutuhan masyarakat, menimbang penyesuaian alias pengurangan anggaran.
"Dengan demikian, penyusunan RKPD 2027 kudu tetap merujuk pada arsip perencanaan daerah. Seperti RPJMD dan RPJPD. Begitu pula program prioritas gubernur. Termasuk aspirasi masyarakat lewat reses personil dewan," tutupnya.
(anl/ega)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·