DPRD DKI Desak Digitalisasi Sistem Parkir di Jakarta: Jangan Sampai Pendapatan Asli Daerah Bocor

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta menyoroti soal potensi pendapatan sektor parkir. Pansus mendorong digitalisasi sistem parkir untuk memperkuat pencatatan transaksi, termasuk menutup potensi kebocoran pendapatan original wilayah (PAD).

Menurut Ketua Pansus Jupiter, digitalisasi menjadi kebutuhan mendesak dalam pembenahan parkir off street di Jakarta. Dia menilai bahwa seluruh operator parkir kudu menggunakan sistem pembayaran nontunai.

Ia menyampaikan perihal itu usai memimpin rapat kerja Pansus Tata Kelola Perparkiran berbareng Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Ruang Rapat Komisi B pada Rabu, 6 Mei 2026.

“Digitalisasi wajib dilakukan. Semua operator wajib menggunakan sistem pembayaran cashless,” kata Jupiter.

Jupiter menyebut, parkir off street mempunyai potensi besar untuk meningkatkan PAD. Ia berujar bahwa banyak gedung di Jakarta punya area parkir nan dikelola operator.

Oleh lantaran itu, Pansus DPRD DKI Jakarta meminta pengawasan pendapatan tidak lagi berjuntai pada pencatatan manual.

“Kami mau PAD dari parkir off street tidak lagi bocor,” ucap Jupiter.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita