Awaludin
, Jurnalis-Sabtu, 04 April 2026 |16:00 WIB

Wakil Ketua Komisi XII DPR Bambang Haryadi (foto: dok Antara)
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XII DPR, Bambang Haryadi mendorong percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik guna mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
“Subsidi daya nan disalurkan melalui BUMN saat ini sudah mencapai Rp120 triliun per tahun, dengan porsi terbesar digunakan untuk konsumsi BBM jenis solar dan pertalite. Kondisi ini berisiko semakin membebani APBN andaikan terjadi lonjakan nilai minyak akibat bentrok geopolitik di Timur Tengah,” ujar Bambang, Sabtu (4/4/2026).
Ia menilai, ketegangan geopolitik di Timur Tengah berpotensi mengganggu jalur pengedaran daya global, termasuk melalui Selat Hormuz nan menjadi jalur utama pengiriman minyak dunia. Gangguan pada jalur tersebut dapat memicu kenaikan nilai minyak mentah dan memperbesar beban subsidi daya nasional.
“Karena itu, salah satu opsi adalah mendorong masyarakat beranjak ke kendaraan listrik. Diperlukan kebijakan jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada BBM bersubsidi. Salah satu langkah strategis nan paling realistis adalah mempercepat mengambil kendaraan listrik,” katanya.
Ia menyebut perkembangan prasarana kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan, terutama dengan bertambahnya jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di beragam daerah. Kehadiran SPKLU mobile juga dinilai bisa menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai keterbatasan titik pengisian daya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·