DPD Tekankan Otsus Papua Harus Hadirkan Keadilan dan Kesejahteraan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2026 |16:46 WIB

DPD Tekankan Otsus Papua Harus Hadirkan Keadilan dan Kesejahteraan

DPD RI tekankan Otsus Papua kudu hadirkan keadilan dan kesejahteraan (Foto: Ist/Arie Dwi)

JAKARTA - Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai meminta penyelenggaraan Otonomi Khusus (Otsus) Papua betul-betul menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Otsus tidak cukup hanya diukur dari besarnya anggaran, tetapi dari faedah nyata nan dirasakan masyarakat Papua.

Yorrys menyampaikan perihal tersebut merespons penegasan Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengenai komitmen DPD RI mengawal penyelenggaraan Otsus Papua dalam pidato pengantar Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026).

“Saya sependapat bahwa Otsus Papua kudu kita kawal bersama. Ukuran keberhasilannya bukan hanya berapa besar anggaran nan diberikan, tetapi sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya melalui pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, serta perlindungan terhadap masyarakat adat,” ujar Yorrys di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Yorrys menegaskan masyarakat budaya kudu ditempatkan sebagai subjek pembangunan. Setiap kebijakan dan program pembangunan di Papua, kata dia, perlu memperhatikan karakteristik, identitas, sejarah, serta kewenangan masyarakat setempat.

“Pembangunan tidak boleh menghilangkan identitas masyarakat Papua. Masyarakat budaya kudu dilibatkan dan menjadi bagian utama dalam menentukan arah pembangunan di wilayahnya,” katanya.

Ia juga mendorong pengelolaan biaya Otsus dilakukan secara tepat sasaran dan transparan. Dengan demikian, anggaran nan dikucurkan dapat diterjemahkan menjadi pelayanan publik, pembangunan manusia, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Yorrys, pembangunan Papua juga kudu melangkah beriringan dengan penyelesaian persoalan keamanan dan kemanusiaan. Berbagai proyek pembangunan dan proyek strategis nasional perlu dilaksanakan dengan pendekatan nan arif dan dialogis serta melibatkan masyarakat setempat.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com