Dorong Prinsip ESG, Gubernur Malut Awasi Praktik Industri Tambang

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendorong bumi upaya untuk berkomitmen menerapkan Good Mining Practice dengan menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di wilayahnya. Hal ini krusial dilakukan guna menjaga keberlangsungan lingkungan hidup.

Pemprov Maluku Utara pun terus mengawasi replanting dan reklamasi untuk memastikan industri bertanggung jawab dalam upaya mengembalikan kegunaan kondisi rimba dan lingkungan setelah proses penambangan.

"Tentu ada nan dirusak. Ada pohon nan ditebang. Dan kita mengambil lapisan nikel. Apakah bakal musnah? Iya tetapi nan perlu dibahas adalah gimana pengelolaannya," ungkap Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dalam Closing Bell, CNBC Indonesia Selasa, (11/05/2026).

Untuk itu penerapan ESG perlu diperhatikan dalam menjaga industri nikel. Caranya adalah dengan memastikan pengelolaan nikel secara bertanggung jawab.

"Intinya nikel itu dipakai untuk baterai, nan mana ini green product. Tidak mungkin kita gunakan green product, tapi prosesnya tidak green," tegas Sherly.

Di samping replanting dan reklamasi, Sherly mengungkapkan tanah nan sudah dipulihkan tersebut lampau dimanfaatkan kembali sebagai rimba sosial alias dikembalikan kepada masyarakat untuk ditanami cengkeh, pala, hingga kelapa.

"Jadi memastikan bahwa apa nan diambil dari bawah tanah, setelah itu kita konsentrasi kepada restoratif, gimana mengambil kembali apa nan sudah diambil," ujar dia.

Lebih lanjut, Sherly mengungkapkan bahwa dalam sepuluh tahun nan bakal datang, hilirisasi nikel tetap bakal terjadi di Maluku Utara. Dia apalagi memproyeksikan beberapa pabrik baterai untuk kendaraan listrik bakal berdiri di Maluku Utara.

"Saya membayangkan 10 tahun lagi Maluku Utara menjadi contoh gimana provinsi menggunakan kekayaan alamnya menjadi modal untuk amunisi kekayaan manusianya," tegas dia.

Sebagai informasi,hingga kuartal I 2026 Provinsi Maluku Utara sukses mencatat pertumbuhan ekonomi 19,6% nan sebagian besar didukung oleh hilirisasi, terutama nikel. Hilirisasi nikel juga membawa multiplier effect termasuk menciptakan 100.000 lapangan kerja dan perputaran ekonomi.

(dpu/dpu)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News