Berenang menjadi salah satu aktivitas nan menyenangkan bagi anak. Namun, Anda mungkin pernah memandang mata si mini menjadi merah setelah berenang. Kondisi ini cukup sering terjadi dan biasanya dapat membaik dengan sendirinya dalam beberapa jam.
Lantas, kenapa mata anak bisa merah setelah berenang?
Penyebab Mata Anak Merah Setelah Berenang
Dokter ahli anak, dr. Ardi Santoso, Sp.A, M.Kes, menjelaskan bahwa mata merah setelah berenang tidak selalu disebabkan oleh klorin secara langsung.
“Klorin nan digunakan untuk menjaga kebersihan kolam renang dapat bereaksi dengan urine, keringat, dan kotoran tubuh nan terdapat di dalam air. Reaksi tersebut dapat membentuk senyawa berjulukan chloramines,” katanya dikutip dari Instagramnya.
Senyawa chloramines inilah nan dapat mengiritasi mata sehingga menyebabkan mata anak menjadi merah, perih, alias terasa tidak nyaman setelah berenang.
Jadi, semakin banyak kontaminan seperti urine dan keringat di dalam kolam, semakin besar pula kemungkinan terbentuknya chloramines.
Paparan chloramines rupanya tidak hanya dapat mengganggu kesehatan mata. Senyawa tersebut juga dapat mengiritasi saluran pernapasan.
Itulah sebabnya, kebiasaan buang air mini di kolam renang sebaiknya tidak dianggap sepele. Selain menjaga kebersihan kolam, kebiasaan ini juga berangkaian dengan kenyamanan dan kesehatan orang lain nan sedang berenang.
Untuk mencegah mata anak merah dan iritasi setelah berenang, orang tua dapat mengajarkan si mini untuk buang air mini di toilet sebelum masuk ke kolam. Pastikan juga anak tidak buang air mini sembarangan selama berenang.
Jika mata anak tetap merah dalam waktu lama, terasa sangat perih, mengalami gangguan penglihatan, alias muncul keluhan lain, sebaiknya konsultasikan dengan master ya, Moms.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·