Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas support senilai Rp5,8 miliar untuk penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan itu berasal dari ASN Pemprov DKI, perangkat daerah, BUMD dan Baznas DKI Jakarta. Bantuan terdiri dari duit tunai serta support makanan, kasur, peralatan medis, selimut, toren air dan support non pangan lainnya.
Pramono mengatakan support itu bakal dikirim melalui jalur udara dari Lanud Halim Perdanakusuma dan jalur laut di Pelabuhan Koarmada I Jakarta Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari hasil pengumpulan nan dilakukan oleh ASN, perangkat daerah, kemudian BUMD, Baznas DKI Jakarta, terkumpul Rp5,85 miliar," kata Pramono di Balai Kota Jakarta.
Pramono mengatakan Pemprov DKI sebelumnya telah mengirim tim kesehatan ke NTT usai peristiwa gempa bumi.
Ia menyebut Pemprov DKI tetap membuka pengumpulan support hingga 25 Agustus mendatang.
"Saya berkomunikasi dengan tim kita nan ada di sana. Tadi saya juga sampaikan kepada Kepala BPBD, salah satu nan dibutuhkan adalah pampers oleh mereka. Karena memang kondisinya butuh itu terutama bagi orang tua dan anak-anak. Dan untuk pengiriman ke depan tadi saya sampaikan pampers salah satu nan kita prioritaskan," katanya.
Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Andi Eviana mengatakan Pemprov DKI adalah pemerintah wilayah nan pertama mengirim bantuan.
Ia menjelaskan pengedaran support ke NTT menggunakan alutsista milik TNI baik jalur udara maupun laut.
"Jalur udara kita menggunakan Hercules, Jadi kita membuka pos pendukung logistik nasional di Halim Perdanakusuma nan sejenak lagi nanti, saya sendiri kelak bakal menerima juga support Bapak Gubernur di Halim. Kemudian kita didukung empat Hercules, kemudian tiga KRI kapal laut, dan sore ini, satu unit kapal laut berangkat, membawa bantuan," kata Eviana.
(yoa/isn)
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·