Orang tua mungkin pernah memandang si mini tidur dengan posisi nungging alias tiba-tiba mengambil posisi tersebut saat sedang bermain. Meski terlihat lucu, kebiasaan ini rupanya bisa menjadi salah satu tanda bahwa anak sedang merasa tidak nyaman pada area perutnya.
Dokter Spesialis Anak, dr. Miza Afrizal Azwir, Sp.A., BMedSci, MKes, mengatakan bahwa posisi nungging nan tiba-tiba dapat berangkaian dengan kondisi perut nan kembung.
"Tidur nungging, lagi kayak tengah-tengah main, tiba-tiba nungging itu salah satu tanda perutnya kembung," ujar dr. Miza dalam aktivitas LACTOGROW Digestion Expert Lab di Jakarta Selatan, Jumat (5/6).
Tanda Perut Kembung pada Bayi dan Anak nan Lebih Besar
Menurut dr. Miza, tanda-tanda gangguan pencernaan seperti perut kembung dapat berbeda tergantung usia anak.
Pada bayi alias anak nan lebih kecil, gejalanya sering kali berupa rewel tanpa penyebab nan jelas. Anak bisa terlihat lapar, tetapi menolak menyusu alias makan. Kondisi ini dapat menjadi sinyal bahwa anak sedang merasa tidak nyaman pada saluran pencernaannya.
Sementara pada anak nan lebih besar, tanda nan terlihat dari luar biasanya berupa perubahan posisi tubuh. Anak mungkin lebih sering tidur tengkurap alias nungging, alias apalagi tiba-tiba mengambil posisi tersebut saat sedang bermain.
Meski demikian, dr. Miza mengingatkan bahwa posisi nungging bukan berfaedah anak pasti mengalami perut kembung. Orang tua tetap perlu memperhatikan indikasi lain nan menyertai dan mencari tahu penyebabnya.
“Kalau dari klinis nan terlihat dari luar, mungkin pada anak nan agak sedikit lebih besar, kita bisa lihat anaknya suka nungging. Nah, itu salah satu tanda perutnya kembung dan sebaiknya kita mencari tahu penyebabnya serta melakukan penanganan nan sesuai,” ucapnya.
Oleh lantaran itu, andaikan anak tampak rewel tanpa karena nan jelas, menolak makan alias menyusu, alias sering menunjukkan posisi nungging berulang kali, orang tua disarankan untuk memantau kondisinya dan berkonsultasi dengan master andaikan keluhan tidak kunjung membaik ya, Moms.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·