
Gunung Anak Krakatau.
JAKARTA - Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu, (6/9/2026) telah menimbulkan akibat bagi kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di wilayah sekitar dari Jakarta, Lampung, hingga Bengkulu. Letusan luar biasa tersebut memuntahkan abu vulkanik nan menyebar ke beragam wilayah menyebabkan penutupan airport dan akibat terhadap kesehatan.
Dalam menghadapi musibah dan musibah alam, termasuk gunung meletus, kaum Muslm diajarkan untuk senantiasa bersabar dan bertawakal kepada Allah SWT. Salah satu bentuknya adalah dengan memanjatkan angan memohon perlindungan dan keselamatan.
Dihimpun dari kitab "Kitab Induk Doa dan Dzikir Terlengkap" karya Nasrullah dan Tim Shahih, berikut angan nan dibaca Nabi Nuh Alaihissallam (AS) dalam memohon keputusan, pertolongan, dan keselamatan kepada Allah Azza wa Jalla:
رَبِّ إِنَّ قَوْمِى كَذَّبُونِ. فَٱفْتَحْ بَيْنِى وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَنَجِّنِى وَمَن مَّعِىَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Rabbi 'inna qawmii kadz-dzabuun. Faftah baynii wa baynahum fathan wa najjinii wa mam-ma'iya minal mu'miniina.
Artinya: "Nuh berkata: Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakanku. Oleh lantaran itu, berikanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, serta selamatkanlah saya dan orang-orang nan beragama nan bersamaku." (QS Asy-Syu'araa' [26]: 117–118)
Selanjutnya ada juga angan memohon perlindungan dari musibah alias musibah:
31 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·