Feby Novalius
, Jurnalis-Senin, 07 September 2026 |08:08 WIB

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan aspek keselamatan dan keamanan pengguna jasa serta pelayaran tetap menjadi prioritas menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau. (Foto: Okezone.com/ASDP)
JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan aspek keselamatan dan keamanan pengguna jasa serta pelayaran tetap menjadi prioritas menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) nan berakibat terhadap sejumlah jasa transportasi.
Kondisi operasional penyeberangan Merak–Bakauheni saat ini melangkah normal. Namun, ASDP tetap melakukan langkah antisipatif dengan memperkuat pemantauan cuaca dan kondisi lingkungan perairan serta memastikan kesiapan armada dan petugas di lapangan.
“Keselamatan pengguna jasa dan pelayaran merupakan prioritas utama kami. Dalam situasi pascaaktivitas GAK, kami terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan regulator serta BMKG agar setiap keputusan operasional dapat dilakukan secara tepat dengan mempertimbangkan kondisi terkini di lapangan,” ujar Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, Senin (7/9/2026).
Pada Minggu (6/9/2026), operasional penyeberangan di lintasan Merak–Bakauheni tetap melangkah normal. Dari sisi Merak, sebanyak 32 kapal disiapkan untuk melayani pengguna jasa, sementara dari sisi Bakauheni terdapat 28 kapal nan beroperasi.
ASDP terus memantau perkembangan di lapangan serta berkoordinasi dengan regulator, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memastikan operasional penyeberangan tetap berjalan dengan mengedepankan keselamatan.
30 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·