Doa dan Tata Cara Mandi Wajib setelah Berhubungan Suami Istri

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Doa dan Tata Cara Mandi Wajib setelah Berhubungan Suami Istri Berikut Niat Mandi Wajib setelah Berhubungan Suami Istri(magnifik)

MANDI wajib adalah mandi nan dilakukan seorang Muslim untuk menghilangkan hadas besar sehingga kembali dalam keadaan suci dan dapat melaksanakan ibadah nan mensyaratkan kesucian.

Mandi wajib dilakukan, antara lain, setelah hubungan suami istri, keluarnya mani, haid, nifas, dan beberapa keadaan lain sesuai ketentuan fikih.

Berikut Niat Mandi Wajib setelah Berhubungan Suami Istri

Bacaan Arab

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْجَنَابَةِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan Latin

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari minal janabati fardhan lillahi ta'ala.

Artinya

“Aku beriktikad mandi untuk menghilangkan hadas besar lantaran janabah, sebagai tanggungjawab lantaran Allah Ta'ala.”

Tata Cara Mandi Wajib setelah Berhubungan Suami Istri

  1. Berniat dalam hati untuk menghilangkan hadas besar.
  2. Mencuci kedua tangan dan membersihkan bagian tubuh nan terkena kotoran alias najis.
  3. Berwudu seperti wudu untuk salat. Jika ingin, membasuh kaki dapat dilakukan setelah selesai mandi.
  4. Menyiram kepala dan rambut hingga air mencapai kulit kepala.
  5. Membasuh seluruh tubuh dengan air, dimulai dari bagian kanan kemudian bagian kiri.
  6. Pastikan seluruh bagian tubuh terkena air, termasuk lipatan tubuh dan bagian nan sering terlewat.
  7. Membasuh kaki andaikan sebelumnya belum dilakukan.

Yang terpenting dalam mandi wajib adalah niat dan memastikan air mengenai seluruh bagian tubuh nan wajib dibasuh. Sabun alias sampo boleh digunakan, tetapi bukan syarat sah mandi wajib.

Setelah mandi wajib selesai dan seseorang telah memenuhi syarat kesucian lainnya, dia dapat melaksanakan ibadah nan mengharuskan terbebas dari hadas besar. (Z-4)

Sumber: mozaikislam, zalora

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia