DJKI Gelar Forum Bisnis Paten Indonesia 2026 Dorong Komersialisasi Inovasi

Sedang Trending 3 jam yang lalu
DJKI Gelar Forum Bisnis Paten Indonesia 2026 Dorong Komersialisasi Inovasi DJKI Gelar Forum Bisnis Paten Indonesia 2026 Dorong Komersialisasi Inovasi(Dok. Istimewa)

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum membujuk para penanammodal dan pelaku industri untuk berperan-serta dalam Forum Bisnis Paten Indonesia (FBPI) 2026. Perhelatan strategis ini dijadwalkan berjalan pada 3–5 November 2026 di Jakarta International Convention Center (JCC), Jakarta.

Forum ini dirancang sebagai ruang pertemuan antara penemuan nasional dengan kesempatan investasi dan kerja sama bisnis. Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar, menekankan bahwa paten mempunyai nilai strategis nan nyata andaikan teknologi nan dilindungi bisa menjawab kebutuhan pasar serta menghasilkan nilai ekonomi.

“Paten tidak cukup hanya memperoleh pelindungan hukum, tetapi juga perlu dimanfaatkan agar memberikan nilai tambah. Melalui Forum Bisnis Paten Indonesia, kami mau mempertemukan inventor dengan industri dan penanammodal sehingga penemuan dalam negeri mempunyai kesempatan lebih besar untuk dikembangkan dan dikomersialisasikan,” ujar Hermansyah saat memberikan keterangan di Gedung DJKI, Kamis (22/10).

Mengusung tema “Paten Penggerak Ekonomi Kerakyatan”, FBPI 2026 bakal menghadirkan beragam area dan agenda penting, di antaranya:

  • Zona Investasi dan Industri: Ruang unik untuk penjajakan modal dan kemitraan.
  • Innovation Showcase: Menampilkan inovasi-inovasi unggulan nan siap dikembangkan lebih lanjut.
  • Patent Townhall Pitching: Sesi unik bagi industri untuk menyampaikan kebutuhan teknologi mereka kepada perguruan tinggi dan lembaga penelitian, khususnya di sektor otomotif, kendaraan listrik, elektronika, hingga Internet of Things (IoT).
  • Layanan Kekayaan Intelektual: Konsultasi langsung mengenai pelindungan dan pengelolaan paten.

Bagi pelaku industri, forum ini menjadi kesempatan untuk mencari pengganti teknologi dan membuka kerjasama pengembangan produk. Sementara bagi investor, FBPI 2026 menjadi pintu masuk untuk mengenali potensi teknologi nan relevan dengan tren pasar saat ini. Bentuk kerja sama nan ditawarkan meliputi lisensi paten, pengembangan teknologi bersama, hingga kemitraan komersial.

Hermansyah menambahkan bahwa keterlibatan bumi upaya sejak tahap awal sangat krusial agar hasil riset peneliti dalam negeri tidak berakhir sebagai arsip penemuan semata. Dengan mempertemukan keahlian teknologi dan kebutuhan nyata industri, diharapkan tercipta pemanfaatan paten nan lebih luas dan berakibat pada daya saing nasional.

DJKI mengundang seluruh pemangku kepentingan, pengusaha, dan pihak nan bergerak di bagian pengembangan teknologi untuk hadir. Informasi pendaftaran dan perincian rangkaian aktivitas dapat diakses melalui laman resmi forumbisnispaten.dgip.go.id.

Melalui inisiatif ini, pemerintah berambisi semakin banyak sinergi nan terbangun antara pemilik invensi dan bumi upaya guna menciptakan nilai ekonomi nan berkepanjangan bagi Indonesia.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑