Dirut KAI: Kawasan Manggarai Akan Setara SCBD

Sedang Trending 16 jam yang lalu

Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI berencana merombak area Manggarai menjadi central business district (CBD) kedua di Jakarta. Manggarai bakal menyerupai Sudirman Central Business District (SCBD).

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, area Manggarai mempunyai luas sekitar 62 hektare (ha) dan bakal dibangun apartemen dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) nan terintegrasi dengan transportasi publik dan area komersial, pusat bisnis, akomodasi olahraga, hingga area hiburan.

"Kawasan Manggarai ini kita mempunyai 62 hektare nan bakal kita kreasi itu bakal menjadi CBD keduanya Jakarta, setara SCBD. Jadi, kelak ke depannya itu tidak hanya seperti Kalibata nan hanya ada vertikal building-nya saja, tapi ini kelak juga ada area komersialnya, kemudian ada area bisnisnya, ada tempat olahraga dan leisure juga," ujarnya di Menara BTN, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo Minta Ada Hotel Bintang Lima

Boby mengatakan bahwa konsep pembangunan ini merupakan pengarahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Bahkan dalam arahannya, Prabowo minta untuk dibangun convention hall hingga hotel bintang lima.

"Jadi, bapak presiden itu berpesan kepada saya, tolong itu didesain menjadi CBD Jakarta nan kedua, nan di situ jika perlu itu ada convention hall bintang lima, ya, hotel bintang lima, dan area leisure nan bintang lima juga," ujarnya.

Pada tahap pertama, Boby mengungkapkan pengembangan bakal dimulai di lahan 2,2 ha nan mencakup pembangunan tiga tower di atas lahan 8.000 meter persegi. Sedangkan tahap kedua bakal dibangun delapan tower di lahan 1,6 ha.

"Dan kita harapkan kita bakal mulai bangun itu di Juli, di Juli-Agustus, dan kita harapkan juga dalam 13 bulan itu kita sudah melakukan serah terima dari unitnya," ujarnya.

Boby mengatakan bangun vertikal ini dirancang dengan ukuran lebih besar dibanding apartemen subsidi pada umumnya. Setiap unitnya berukuran 45 meter persegi dan 54 meter persegi.

Dalam pembangunan tahap pertama, KAI menggandeng PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk pembiayaan bangunan dan angsuran pemilikan rumah.

"Nah, ini kita sudah pikirkan bahwa unit ini, itu bakal bisa digunakan untuk keluarga-keluarga nan bertumbuh, keluarga-keluarga nan bertumbuh," ujarnya.

(hrp/ara)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance