Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, memastikan hantavirus nan ditemukan di Jakarta berbeda jenis dengan nan menjadi sorotan internasional menyusul kasus di kapal pesiar MV Hondius di Tanjung Verde.
Ani menegaskan, di Indonesia sendiri hantavirus bukan virus baru dan sudah dipantau setiap tahun.
“Hantavirus sebetulnya virus lama ya, itu bukan virus baru. Sudah dimonitor terus sebenarnya setiap tahun,” ujar Ani kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (11/5).
Penularan hantavirus, kata Ani, berasal dari tikus melalui air liur, air seni, dan kotorannya nan terkontaminasi, baik lewat kontak langsung maupun debunya nan terhirup manusia.
“Penularannya melalui tikus, air liur, air seni, kotoran tikus, nan terkontaminasi ke manusia alias kemudian debunya terhirup oleh manusia,” katanya.
Ani menambahkan, dari banyak jenis hantavirus nan ada, hanya jenis Andes nan terbukti menular antar manusia. Varian itulah nan tengah menjadi perhatian internasional dalam kasus MV Hondius. Namun Ani memastikan jenis Andes tidak ada di Indonesia.
“Yang menular antar-manusia hanya satu jenis sampai saat ini dari penjelasan WHO hanya nan Andes, nan ditemukan di Amerika Selatan. Dan Andes sampai sejauh ini, tidak ada di Indonesia. Jadi nan ada di kita tetap nan menularnya dari vektornya dari tikus ke manusia,” jelasnya.
Ani meminta masyarakat tidak panik, namun tetap waspada. Ia mengimbau penerapan pola hidup bersih dan sehat, giat mencuci tangan, menggunakan masker saat berada di tempat nan berpotensi terdapat tikus, serta melakukan pengendalian populasi tikus.
“Yang krusial sebetulnya tidak perlu panik tapi waspada. Harus cuci tangan, pakai masker ketika memang kita perkirakan kita ada di tempat-tempat nan berisiko, memakai pengaman ketika melakukan aktivitas dan kemudian mungkin kelak berikutnya, gimana kita melakukan pengendalian terhadap tikus,” kata Ani.
Sebelumnya diberitakan, Hantavirus jenis Andes merebak di sebuah kapal pesiar MV Hondius milik Oceanwide Expeditions di Samudra Atlantik. Dalam kejadian tersebut, dilaporkan tiga orang meninggal bumi dan beberapa lainnya terinfeksi.
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·