Dilepas Sacramento Kings, DeMar DeRozan Jadi Rebutan di Bursa Pemain NBA

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Dilepas Sacramento Kings, DeMar DeRozan Jadi Rebutan di Bursa Pemain NBA Pebasket Sacramento Kings DeMar DeRozan(AFP/JUAN OCAMPO / NBAE / GETTY IMAGES)

SACRAMENTO Kings secara resmi memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan guard veteran mereka, DeMar DeRozan. Keputusan ini diambil setelah kedua belah pihak sepakat untuk berpisah lantaran upaya klub dalam mencari opsi pertukaran (trade) bagi pemain peraih enam kali NBA All-Star tersebut tidak membuahkan hasil.

Melansir laman resmi NBA pada Selasa (8/7), pelepasan ini menjadikan DeRozan sebagai salah satu nama paling menarik nan tersedia di bursa pemain saat ini. Langkah ini membuka jalan lebar bagi DeRozan untuk berasosiasi dengan tim baru nan memerlukan tambahan amunisi berpengalaman.

DeRozan dikenal sebagai salah satu pencetak nomor paling konsisten di liga, terutama melalui kemampuannya mengeksekusi tembakan jarak menengah (mid-range) nan mematikan.

Pengalaman panjangnya di kejuaraan kasta tertinggi bola basket bumi diperkirakan bakal menarik minat sejumlah tim kontestan nan tengah memburu kekuatan tambahan di sektor perimeter.

Sebelum berstatus pemasok bebas, Kings sebenarnya sempat berupaya menyusun skema pertukaran nan sekiranya dapat menguntungkan kedua belah pihak. Namun, lantaran tidak adanya kesepakatan nan tercapai dengan klub lain, opsi pelepasan pemain akhirnya dipilih sebagai solusi terbaik bagi masa depan pekerjaan DeRozan maupun elastisitas skuad Kings.

Berikut adalah profil singkat perjalanan pekerjaan DeMar DeRozan di NBA:

Kategori Keterangan
Nama Pemain DeMar DeRozan
Prestasi 6x NBA All-Star
Klub Sebelumnya Toronto Raptors, San Antonio Spurs, Chicago Bulls, Sacramento Kings
Keahlian Utama Mid-range scoring, Kepemimpinan, Pengalaman Playoff
Status Saat Ini Agen Bebas (Free Agent)

Dengan status pemasok bebas, DeRozan sekarang mempunyai kebebasan penuh untuk bermusyawarah dengan klub mana pun. Kehadirannya tidak hanya menawarkan produktivitas poin, tetapi juga kepemimpinan di ruang tukar nan sangat berbobot bagi tim-tim muda maupun tim pemburu gelar juara. (Ant/Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia