
Industri daur ulang plastik diperkuat. (Foto: Okezone.com/Freepik)
JAKARTA - Industri daur ulang plastik diperkuat. Saat ini Indonesia telah mempunyai rantai industri daur ulang nan melibatkan masyarakat, bank sampah, pengumpul, perusahaan daur ulang, hingga industri nan menggunakan kembali material hasil daur ulang.
Tantangan berikutnya terletak pada pencatatan aktivitas di sepanjang rantai tersebut.
Data mengenai asal material, proses pengumpulan, pengolahan, hingga akibat lingkungan perlu tersedia secara terstruktur agar aktivitas daur ulang dapat diukur dan ditelusuri.
Chairwoman Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (Adupi) Christine Halim mengatakan, melalui kerja sama aktivitas pengumpulan dan daur ulang bakal didorong untuk terhubung dengan sistem pencatatan digital dan material traceability.
"Sistem ini memungkinkan perjalanan material dari satu titik ke titik lain terdokumentasi secara lebih sistematis," kata dia dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·