Diduga Lompat dari Lantai 6, Mahasiswa FK Brawijaya Dirawat Intensif

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Surabaya, CNN Indonesia --

Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) jatuh diduga lantaran loncat dari lantai enam Gedung Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) UB di Jalan Veteran, Kota Malang, Kamis (10/9) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Shobikin mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan langsung menerjunkan personil ke letak kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah menerima laporan, personil Polsek Lowokwaru berbareng Tim Inafis langsung menuju letak untuk mengamankan TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara," kata Lukman, Jumat (11/9).

Saat ditemukan, korban dalam kondisi hidup dan segera dievakuasi ke IGD RS Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan penanganan medis.

"Sampai saat ini korban tetap menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Karena tetap dalam penanganan medis, kami belum bisa meminta keterangan dari korban," ucap Lukman.

Berdasarkan info awal, korban merupakan mahasiswa FK UB semester 3. Saat kejadian, korban diduga berada di ruang kelas nan sedang kosong di lantai enam sebelum terjatuh.

"Iya loncat dari lantai 6," ujar salah satu mahasiswa nan enggan disebutkan namanya.

Kejadian tersebut kemudian dibenarkan Ketua Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) FBiPK UB, Dwi Retnoningsih.

Ia turut mengonfirmasi bahwa korban merupakan mahasiswa aktif angkatan 2025 dari Fakultas Kedokteran (FK) nan jatuh setelah melewati jendela gedung.

"Benar, anak FK angkatan 2025 loncat melalui jendela, sekarang sedang ditangani oleh pihak kepolisian," tutur Dwi.

Sementara itu Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) mahasiswa nan melompat dari area gedung kampus tetap menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Staf Humas FK UB, Dame Marpaung, menyampaikan pihak fakultas terus memantau perkembangan kondisi korban. Namun, dia menyebut belum ada info lebih lanjut nan dapat disampaikan mengenai perkembangan medis mahasiswa tersebut.

"Korban tetap dalam perawatan intensif di rumah sakit," kata Dame.

Selain penanganan medis terhadap korban, FK UB juga menyampaikan sejumlah langkah pendampingan nan dilakukan pihak kampus, khususnya nan berangkaian dengan kesehatan mental mahasiswa.

Dame mengatakan FK UB secara berkala melakukan screening kesehatan mental terhadap mahasiswa. Hasil screening tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari upaya kampus untuk memberikan pendampingan kepada mahasiswa nan dinilai memerlukan perhatian lebih.

"Kita melakukan screening mengenai kesehatan mental mahasiswa dan melakukan pendampingan terhadap nan berisiko secara reguler," ujarnya.

Ia menambahkan, untuk mendukung proses tersebut, FK UB mempunyai unit jasa konseling pada beberapa tingkatan, mulai dari tingkat mahasiswa, fakultas, hingga universitas.

Keberadaan jasa tersebut disebut menjadi salah satu akomodasi pendampingan nan dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mendapatkan support selama menjalani pendidikan di FK UB.

Disclaimer kesehatan mentalDisclaimer kesehatan mental Foto: CNN Indonesia/Fajrian

(frd/wis)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional