Presiden Prabowo Subianto mengungkap argumen pemerintah menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak dan ibu hamil. Menurut Prabowo, pembangunan tidak semestinya hanya diukur melalui angka-angka ekonomi, tetapi kudu dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk dari meja makan keluarga.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam agenda KTT Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9).
Prabowo mengatakan pemerintah tetap percaya terhadap bumi usaha, termasuk inisiatif, kreativitas, dan inovasi. Namun, menurut dia, negara mempunyai tanggung jawab untuk melindungi golongan masyarakat nan lemah serta mengelola sumber daya nasional untuk kepentingan rakyat.
"Kami percaya pada bumi usaha, inisiatif, kreativitas, dan inovasi. Namun, kami juga percaya bahwa pemerintah kudu melindungi mereka nan lemah, mengelola sumber daya nasional dengan baik, memberantas korupsi, serta berinvestasi untuk kebutuhan jangka panjang rakyat dan bangsa," kata Prabowo.
Prabowo menyebut prinsip tersebut menjadi bagian dari makna pembangunan nan berorientasi pada kepentingan rakyat. Ia menegaskan pembangunan tidak boleh hanya menghasilkan faedah bagi golongan tertentu.
"Itulah makna pembangunan untuk kepentingan rakyat bagi Indonesia: kebaikan terbesar bagi sebanyak-banyaknya orang," ucapnya.
Menurut Prabowo, ukuran keberhasilan pembangunan semestinya dapat dilihat dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Salah satunya dari kondisi family ketika memenuhi kebutuhan dasar di rumah.
"Pembangunan tidak boleh hanya memberikan faedah kepada segelintir orang. Pembangunan kudu diukur dari meja makan keluarga-keluarga biasa, apakah anak-anak mendapatkan makanan bergizi, apakah petani dapat memperoleh pupuk dan menjual hasil panennya dengan nilai nan wajar, apakah family dapat tinggal di rumah nan layak, apakah generasi muda dapat memperoleh pekerjaan nan produktif, dan apakah listrik dapat menjangkau setiap rumah di setiap desa," kata dia.
Prabowo kemudian mengaitkan prinsip tersebut dengan sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Inilah argumen Indonesia menyediakan makanan bergizi cuma-cuma bagi seluruh anak-anak kita dan para ibu mereka nan sedang hamil," imbuh Prabowo.
Ia mengatakan kebijakan pemerintah juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan daya nasional.
"Inilah argumen kami mengejar swasembada pangan dan ketahanan energi," kata dia.
19 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·