: Sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) meggelar tindakan unjuk rasa di depan gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/10/2025)(Susanto/MI)
POLDA Metro Jaya berbareng unsur TNI mengerahkan sebanyak 4.151 personel campuran untuk mengawal tindakan demo hari ini 12 Juni 2026 oleh sejumlah komponen mahasiswa di area Jakarta Pusat. Langkah ini diambil guna memastikan aspirasi melangkah tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat luas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, merinci bahwa kekuatan pengamanan terdiri atas 3.651 personel Polri dan 500 personel TNI. Fokus utama petugas adalah menjaga keamanan di titik-titik vital serta mengatur kelancaran arus lampau lintas.
Informasi Rekayasa Lalu Lintas:
Pihak kepolisian menerapkan rekayasa arus kendaraan secara situasional di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan dan area Monas. Pengalihan arus bakal dilakukan jika terjadi kepadatan massa nan signifikan di badan jalan.
"Polda Metro Jaya menghormati kewenangan penduduk negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar aktivitas melangkah aman," ujar Budi Hermanto dalam keterangannya, Jumat (12/6).
Selain pengamanan fisik, polisi juga memetakan potensi gangguan seperti kemacetan parah, konvoi kendaraan, hingga potensi tindak kejahatan nan memanfaatkan situasi keramaian. Masyarakat nan bakal melintasi area Jakarta Pusat diimbau untuk mencari jalur pengganti guna menghindari kepadatan.
Polda Metro Jaya turut meminta massa tindakan untuk mematuhi patokan perundang-undangan. "Kami mengimbau peserta tindakan untuk tetap tertib, tidak membawa barang berbahaya, tidak melakukan perusakan, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif," pungkas Budi.
Hingga buletin ini diturunkan, petugas kepolisian sudah mulai bersiaga di sejumlah titik strategis untuk menyambut kehadiran massa mahasiswa.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·