Kericuhan terjadi saat demo mahasiswa di Jalan Raya Waena-Abepura, Pertigaan Denzipur 10 Waena, Jayapura, Senin (27/4). Massa melempari petugas, merusak gerobak dagangan di pinggir jalan, hingga membakar mobil.
Pantauan di lokasi, petugas nan berjaga di letak mencoba meredam kericuhan dengan menembakkan gas air mata dan water cannon. Massa sempat membubarkan diri sembari merusak gerobak jualan pedagang kaki lima di Jalan Perumnas Dua.
Selain itu, massa juga membakar satu kendaraan pikulan umum. Api langsung dipadamkan petugas.
Setelah dipukul mundur, massa kembali berkumpul di depan Asrama Mimika dan mengambil jalan pintas menuju Padang Bulan-Abepura.
Tampak kericuhan kembali pecah di depan Kampus USTJ Abepura setelah sejumlah massa dari depan Asrama Mimika tiba dan melakukan pelemparan terhadap aparat. Akibatnya, arus kendaraan dari Abepura-Sentani maupun sebaliknya sempat ditutup.
Massa Kembali Dipukul Mundur
Massa nan dikejar abdi negara mengambil jalan lain hingga tiba di Lingkaran Abepura dan berasosiasi dengan puluhan massa di letak tersebut.
Hingga pukul 14.00 WIT, massa tetap melakukan orasi. Polresta Jayapura Kota belum mengonfirmasi adanya korban akibat tindakan tersebut.
Pantauan di lapangan, massa saat ini ditemui sejumlah personil DPR Papua berbareng Komnas HAM Papua.
Dalam demo ini, massa menolak adanya militer di Tanah Papua.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·