Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi defisit terhadap APBN terkendali hingga saat ini dan tetap dijaga di bawah 3% dari PDB.
Per Juli 2026, defisit terhadap APBN Indonesia mencapai 0,91 persen tetap di bawah sasaran APBN 2026 sebesar 2,85% dan jauh di bawah pemisah kondusif 3% dari PDB.
"Pada saat nan sama, defisit tetap terkendali sebesar Rp235,6 triliun alias sekitar 0,91% terhadap PDB sampai akhir Juli," kata Purbaya saat melantik ratusan pejabat di Kementerian Keuangan pada Kamis (10/9/2026).
Kondisi defisit tersebut, ujar Purbaya menunjukkan kita berupaya membikin fiskal lebih aktif tanpa meninggalkan kehatian-hatian.
Pada saat nan sama, Purbaya juga memaparkan hasil penerimaan pajak mencapai Rp1.224,3 triliun pada Juli 2026, tumbuh 23,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Menkeu menekankan bahwa pencapaian penghasilan pajak tersebut dicapai tanpa meningkatkan tarif pajak alias memperkenalkan jenis pajak baru.
"Enggak ada pajak baru, belum ada juga rencana meningkatkan tarif. Fokus kita adalah memperbaiki administrasi, pengawasan, tata kelola, dan menutup kebocoran.
Di sisi lain, Purbaya menjelaskan bahwa shopping negara mencapai Rp1.969,6 triliun dan tumbuh 18,62%.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·