Ilustrasi(Dok Istimewa)
PROSES pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M resmi dimulai di Asrama Haji Kelas I Surabaya. Hingga Kloter 5, jumlah jamaah dan petugas nan telah tiba di Debarkasi Surabaya mencapai 1.897 orang.
“Mereka terdiri atas 1.861 jamaah asal Jawa Timur, 10 PHD, 6 PIH KBIHU, dan 20 petugas kloter. Alhamdulillah melangkah lancar dan kami siap untuk kehadiran brikutnya,” kata Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam di Surabaya, Rabu (2/6).
Total jemaah dan petugas nan direncanakan pulang melalui Debarkasi Surabaya sebanyak 44.000 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 43.237 jamaah, 160 Petugas Haji Daerah (PHD), 140 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU), serta 463 petugas nan tergabung dalam 116 kloter.
Menurutnya, operasional pemulangan jamaah haji di Asrama Haji Kelas I Surabaya pada hari pertama melangkah lancar dengan support seluruh unsur pelayanan.
“Seluruh petugas terus berupaya memberikan pelayanan nan optimal mulai dari kehadiran di airport hingga penerimaan jamaah di Asrama Haji Kelas I Surabaya, sehingga jamaah dapat kembali ke wilayah masing-masing dengan aman, nyaman, dan sehat,” ujarnya.
Dari aspek ketepatan waktu penerbangan, tercatat tiga kloter tiba tepat waktu dan dua kloter mengalami keterlambatan. PPIH Debarkasi Surabaya terus melakukan koordinasi dengan maskapai, otoritas bandara, dan seluruh unsur pelayanan untuk memastikan kelancaran proses pemulangan jamaah.
Selama operasional debarkasi hingga Kloter 5, tercatat tiga mutasi keluar nan terdiri atas satu jamaah wafat di Arab Saudi dan dua jamaah nan tetap menjalani perawatan lantaran sakit di Arab Saudi. Sementara itu, jumlah bangku kosong (open seat) pada fase awal pemulangan tercatat sebanyak tiga kursi.
PPIH Debarkasi Surabaya juga mencatat tetap terdapat dua jamaah nan belum dapat dipulangkan berbareng kloternya lantaran menjalani perawatan medis di Arab Saudi, ialah Abdul Djalal (67 tahun) asal Kabupaten Probolinggo dari Kloter 1 nan dirawat di RS Al-Noor, serta Mohammad Dzikri Muiz (65 tahun) asal Kabupaten Probolinggo dari Kloter 4 nan dirawat di RS Jeddah.
“Kami terus memantau kondisi jamaah nan tetap dirawat di Arab Saudi melalui koordinasi dengan petugas kesehatan dan perwakilan haji Indonesia. Semoga seluruh jamaah nan sedang menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat,” tutur Mohammad As’adul Anam.
Berdasarkan laporan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya per 1 Juni 2026, sebanyak 1.897 jamaah dan petugas telah tiba di Tanah Air melalui lima golongan terbang (kloter) pertama alias sekitar 4 persen dari total jamaah dan petugas nan direncanakan kembali melalui Debarkasi Surabaya.(H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·