Daya Listrik KRL Green Line Bakal Ditambah Tahun Depan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI berencana meningkatkan kapabilitas daya listrik di jalur KRL Commuter Line Tanah Abang-Rangkasbitung (Green Line). Hal ini dilakukan agar jalur tersebut bisa dilintasi rangkaian 12 kereta (stamformaat 12).

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan selama ini rute Tanah Abang-Rangkasbitung hanya bisa dilintasi rangkaian 10 kereta lantaran daya listrik nan tidak memadai. Untuk itu KAI berbareng dengan PLN dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) menambah kapabilitas listrik di jalur tersebut.

"Green line ini sangat perlu untuk peningkatan nan namanya prasarana. Saat ini nan sedang disiapkan oleh KAI dan DJKA adalah menambah kapabilitas listrik. Supaya Rangkasbitung ini bisa melayani stamformaat 12," ujar Anne dalam konvensi pers di Stasiun KRL BNI City, Jumat (4/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KAI telah menjalin kerja sama berupa Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PLN untuk menyiapkan daya listrik prasarana tersebut. Sehingga pekerjaan bentuk perkuatan listrik ini ditargetkan mulai melangkah pada tahun 2027.

"Untuk nan Rangkasbitung ini kita juga sudah MoU dengan PLN. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian untuk diberikan izin membantu ataupun mendorong penerapan prasarana ini," ujar Anne.

Selain itu, KAI juga sedang merampungkan skema pendanaan serta penyiapan manajemen teknis di akhir tahun.

"Kami targetkan di 2027 ini sudah mulai dikerjakan, lantaran akhir tahun ini sedang menyiapkan pendanaan dan nan lainnya untuk Green Line," tambahnya.

Selain peningkatan daya listrik, pembenahan Green Line juga ditopang oleh pengadaan armada KRL baru.

KAI mencatat total ada 36 train set (rangkaian kereta) baru nan disiapkan secara berjenjang untuk memperkuat armada Jabodetabek sekaligus menggantikan rangkaian lama nan memasuki masa pensiun.

"Sisa nan kudu kami investasikan untuk KRL baru tahun ini adalah 8 KRL baru, lantaran tetap ada 9 train set nan sedang disiapkan beraksi berjenjang sampai tahun 2027. Ini untuk penambahan kapabilitas Jabodetabek, khususnya green line," jelas Anne.

Peningkatan daya listrik prasarana dan kehadiran armada KRL berkapasitas besar ini diharapkan bisa memangkas waktu tunggu (headway) sekaligus meningkatkan kenyamanan para penumpang lintas Rangkasbitung-Tanah Abang di masa mendatang.

(igo/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance