Daveigh Chase Si Hantu The Ring Meninggal Dunia, Galangan Dana Jadi Polemik

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Daveigh Chase Si Hantu The Ring Meninggal Dunia, Galangan Dana Jadi Polemik Daveigh Chase(FMT)

Kabar duka datang dari bumi intermezo internasional. Daveigh Chase, aktris nan dikenal luas sebagai pemeran Samara Morgan namalain hantu dalam movie seram The Ring, dan pengisi bunyi karakter ikonik Lilo dalam movie animasi Disney Lilo & Stitch, dilaporkan meninggal bumi pada 16 Juni di Los Angeles. Chase mengembuskan napas terakhirnya pada usia 35 tahun.

Mantan tokoh cilik kelahiran 24 Juli 1990 tersebut meninggal bumi akibat komplikasi penyakit meningitis dan jangkitan darah serius. Sebelum wafat, Chase sempat mendapatkan perawatan medis di sebuah rumah sakit di Los Angeles lantaran kondisi malnutrisi parah.

Ayah kandung Chase mengonfirmasi bahwa putrinya telah lama berjuang melawan ketergantungan narkoba sejak usia 13 tahun. Di masa-masa terakhirnya, Chase diketahui menjalani hidup sebagai tunawisma di Los Angeles berbareng kekasihnya, Roy Hernandez.

Kontroversi Penggalangan Dana GoFundMe

Kematian tragis Chase diikuti oleh polemik tajam mengenai penggalangan biaya di situs GoFundMe nan diinisiasi oleh kekasihnya, Roy Hernandez. Kampanye tersebut menyatakan bahwa biaya nan terkumpul bakal dialokasikan untuk biaya medis dan pemakaman sang aktris.

Namun, klaim tersebut dibantah keras oleh mantan manajer sekaligus sahabat lama Chase, John Ryan. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan sumbangan melalui kanal tersebut. Ryan menegaskan telah berkomunikasi langsung dengan ayah Chase, John Schwallier, nan merupakan mahir waris sah.

Pernyataan Keluarga: Pihak family inti menyatakan tidak pernah menandatangani arsip apa pun nan memberikan izin kepada Roy Hernandez untuk menggalang biaya atas nama mendiang Daveigh Chase.

Tuduhan Pemanfaatan Situasi

John Ryan menuduh tindakan Hernandez murni sebagai corak pemanfaatan demi untung pribadi. Ia menyebut Hernandez sengaja menyembunyikan kondisi kritis Chase dari pihak family hingga saat-saat terakhir agar bisa mengendalikan narasi publik.

"Tidak ada tagihan medis nan kudu dibayar alias biaya pemakaman. Saya sendiri dan pihak family nan menangani semua biaya tersebut," tegas Ryan. Ia juga menambahkan rasa muaknya terhadap kondisi Chase saat dibawa ke rumah sakit oleh Hernandez.

Ryan menilai Hernandez sedang membangun narasi tiruan nan romantis, menyerupai kisah "Romeo dan Juliet," hanya untuk menarik simpati dan untung finansial. "Sejauh nan saya pedulikan, dengan kondisi saat laki-laki ini membawanya ke rumah sakit, dia semestinya dipenjara," tambahnya.

Pembelaan Roy Hernandez

Di sisi lain, Roy Hernandez memberikan pembelaan singkat dengan menyatakan bahwa tuduhan nan menyebut penggalangan biaya tersebut tidak sah adalah sepenuhnya salah. Meski demikian, pihak family tetap pada pendiriannya untuk menyelesaikan seluruh proses penghormatan terakhir bagi Daveigh Chase secara berdikari tanpa support biaya dari pihak luar.

Kini, industri movie mengenang Daveigh Chase sebagai talenta muda nan memberikan nyawa pada karakter Lilo nan penuh kasih, meski kehidupan pribadinya berhujung dengan penuh perjuangan dan tragis. (E-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia