Data Direvisi, Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran Tembus 600 Orang

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Data Direvisi, Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran Tembus 600 Orang

Perang di Iran telah menewaskan 18 tentara AS. (Foto; AP)

WASHINGTON - Korban jiwa akibat perang Amerika Serikat (AS) dengan Iran meningkat tajam selama akhir pekan setelah Pentagon diam-diam merevisi pedoman info korban resminya. Dalam pembaruan tersebut, Pentagon menambahkan lebih dari 140 personil militer nan terluka dan mengembalikan empat kematian nan sempat lenyap dari catatan publik.

Angka terbaru, nan diunggah pada Sabtu (25/7/2026) di Defense Casualty Analysis System (DCAS), menjadikan jumlah korban AS nan diketahui dari Operasi Epic Fury menjadi 18 personil militer tewas dan 624 terluka sejak bentrok dimulai pada 28 Februari. Data ini menunjukkan jumlah korban tertinggi nan dilaporkan secara publik selama perang lima bulan tersebut.

Empat tentara Amerika nan tewas selama pertempuran nan kembali memanas antara AS dan Iran dalam beberapa pekan terakhir sempat menghilang dari info jumlah korban tewas perang Iran dalam penghitungan korban resmi Pentagon. Keempat nama tersebut ditempatkan dalam sebuah kategori baru nan terpisah.

Dilansir AP, jumlah korban dalam revisi terbaru DCAS meningkatkan jumlah korban luka-luka dari 482 orang, nan dicatat beberapa hari sebelumnya, menjadi 624 orang. Revisi ini dirilis setelah personil parlemen dan wartawan mempertanyakan kenapa jumlah korban resmi menurun apalagi ketika serangan rudal dan drone Iran meningkat.

Pentagon mengaitkan perbedaan ini dengan masalah teknis.

Joel Valdez, Penjabat Sekretaris Pers Departemen Pertahanan, mengatakan nomor nan lebih rendah mencerminkan "gangguan info sementara" nan memengaruhi situs DCAS daripada perubahan pada catatan korban. Para pejabat mengatakan pedoman info tersebut telah diperbarui dengan info terkini.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com