Dari Lapangan Bola ke Jalanan, Kronologi Penyiraman Air Keras di Jakbar

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Perselisihan di lapangan hijau berakhir tragis menjadi di jalanan. Seorang laki-laki di Cengkareng, Jakarta Barat disiram air keras saat mengendarai motor listrik.

Polisi mengungkap peristiwa tersebut dipicu perselisihan saat pertandingan sepakbola. Korban tiba-tiba disiram air keras oleh dua orang pelaku, pada Minggu (26/4).

"Aksi kejahatan tersebut bermulai saat korban sedang dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda listrik, hingga tiba-tiba dipepet oleh dua laki-laki berboncengan sepeda motor," tulis Subdit Resmob Polda Metro Jaya di akun Instagram, dilihat detikcom, Rabu (29/4/2026).

Salah satu laki-laki nan berboncengan sepeda motor itu kemudian menyiramkan air keras ke arah wajah korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar.

"Melalui serangkaian penyelidikan cepat, olah tempat kejadian perkara serta penelusuran rekaman CCTV, Tim Opsnal Resmob Polda Metro Jaya sukses mengidentifikasi identitas para pelaku," sebutnya.

Keesokan harinya, polisi menangkap kedua pelaku berinisial DM dan MG. Saat ditangkap, DM sempat berupaya mengelak tidak mengakui perbuatannya.

"Di hadapan orang tuanya, DM sempat mengelak melakukan tindakan tersebut hingga membikin orang tuanya berteriak histeris," jelasnya.

Polisi kemudian mempertemukan DM dengan MG sehingga ketidakejujuran itu bisa dipatahkan. MG sendiri merupakan penyelenggara penyiraman air keras itu.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa motif penyerangan ini merupakan tindakan balas dendam nan dipicu oleh kekalahan dalam pertandingan sepakbola," bebernya.

Awalnya, perselisihan hanya berupa adu mulut di lapangan. Kemudian ketegangan memuncak hingga kedua pelaku memutuskan untuk menyiram korban dengan air keras.

"Dari tangan para pelaku, petugas menyita sejumlah peralatan bukti di antaranya satu unit sepeda motor Honda Scoopy nan digunakan saat beraksi, rekaman CCTV, , serta busana nan dikenakan para tersangka saat kejadian," pungkasnya.

(rdh/mea)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News