Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Timur menggelar training menjahit di Tempat Kumpul Kreatif (TKK) Centex, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah wilayah dalam meningkatkan keahlian masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya pelaku upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM) baru.

Pelatihan menjahit itu diikuti sebanyak 11 peserta dari beragam wilayah di Jakarta Timur. Mereka mendapatkan pembelajaran langsung mengenai teknik dasar menjahit, penggunaan mesin jahit, hingga proses pembuatan produk siap pakai nan mempunyai nilai ekonomi.

Dalam aktivitas tersebut, peserta tampak serius mengikuti setiap tahapan pelatihan. Mereka mempraktikkan langkah membikin tas dengan beragam model menggunakan bahan nan telah disediakan oleh panitia.

Program training ini difokuskan untuk memberikan keahlian praktis nan dapat diterapkan sebagai sumber penghasilan tambahan maupun upaya mandiri.

Pemerintah wilayah menilai keahlian menjahit tetap mempunyai kesempatan pasar nan cukup besar, terutama di sektor produk fesyen, kerajinan, hingga kebutuhan rumah tangga.

Instruktur juga memberikan pendampingan secara langsung agar peserta memahami teknik jahit nan betul dan bisa menghasilkan produk nan rapi serta layak jual.

Selain meningkatkan keahlian teknis, training tersebut juga diharapkan bisa menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat. Peserta didorong agar tidak hanya mempunyai keahlian produksi, tetapi juga bisa mengembangkan upaya secara berdikari melalui pemasaran produk nan imajinatif dan inovatif.

Suku Dinas PPKUKM Jakarta Timur menyebut program pemberdayaan seperti ini bakal terus diperluas sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat berbasis UMKM. Melalui training keterampilan, penduduk diharapkan mempunyai kesempatan lebih besar untuk meningkatkan taraf ekonomi family di tengah tantangan lapangan kerja nan semakin kompetitif.

Melalui program tersebut, pemerintah berambisi lahir lebih banyak pelaku upaya baru nan bisa menciptakan produk imajinatif sekaligus membuka kesempatan ekonomi di lingkungan masyarakat.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·