Danantara Siapkan IPO Pegadaian hingga Pupuk Indonesia dalam 6-12 Bulan

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Sjahrir, di Gedung BEI, Jakarta, Senin (10/8). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan

BPI Danantara menyebut proses persiapan sejumlah badan upaya milik negara (BUMN) untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berjalan.

Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan proses IPO perusahaan BUMN tetap berproses di dalam Danantara Asset Management (DAM). Salah satu tujuannya adalah menambah likuiditas pasar modal Indonesia.

"Ya itu prosesnya ada di dalam DAM. Insya Allah kita bisa konsentrasi 6-12 bulan ke depan itu ada proses juga kelak dalam Bursa. Niatnya juga untuk menambah likuiditas juga ke pasar modal Indonesia,” ucap Pandu kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Senin (10/8).

Ilustrasi Pegadaian. Foto: Shutter Stock

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria membeberkan sejumlah BUMN berpotensi melakukan initial public offering (IPO) setelah tahapan penyederhanaan dan restrukturisasi perusahaan rampung.

"Tahun keempatnya baru kita kelak bicara mengenai value creation. Jadi mana bakal kita strategic partnership, mana nan kita IPO, mana tetap tertutup. Nanti kita diskusikan juga dengan Kementerian Keuangan, arahannya tentu sebagai milik negara," ungkap Dony kepada wartawan di instansi Kemenkeu, Rabu (5/8).

Beberapa BUMN nan berpotensi melantai di bursa, kata Dony di antaranya Pegadaian, Pupuk Indonesia, Pelindo, dan Angkasa Pura.

"Contohnya tetap ada Pegadaian, ada Pupuk Indonesia, ada Pelindo, ada Angkasa Pura, dan banyak sekali perusahaan-perusahaan nan memang itu setiap market cap bagus untuk kita IPO," terangnya.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan