Danantara Serok Saham saat IHSG Anjlok, Ini Kriterianya

Sedang Trending 8 bulan yang lalu

Danantara Serok Saham saat IHSG Anjlok, Ini Kriterianya

Danantara Serok Saham saat IHSG Anjlok, Ini Kriterianya (Foto: Pandu/Okezone)

JAKARTA - Danantara Indonesia sudah membeli saham-saham di pasar modal Indonesia sejak Senin 2 Februari 2025. Danantara membeli saham saat IHSG anjlok.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan, Danantara secara selektif membidik emiten dengan esensial upaya nan kuat, arus kas nan sehat, valuasi nan menarik, serta likuiditas saham nan memadai.

Pandu mengatakan, strategi tersebut sejalan dengan pergeseran preferensi penanammodal nan kembali menitikberatkan kualitas esensial di tengah ketidakpastian global. Dia menegaskan bahwa perseroan tetap aktif berinvestasi dengan pendekatan berbasis esensial dan jangka menengah hingga panjang.

"Sebagai market participant, Danantara Indonesia juga aktif berinvestasi di pasar dengan konsentrasi pada perusahaan-perusahaan nan mempunyai valuasi menarik, arus kas nan kuat, esensial nan baik, serta likuiditas nan memadai," ujarnya dalam pernyataan resmi, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Danantara Ungkap Kriteria Saham nan Dibeli

Selain aspek fundamental, Danantara juga mencermati kualitas tata kelola perusahaan dan keterbukaan info sebagai bagian dari pertimbangan investasi. Pandu menekankan bahwa penguatan struktur pasar dan tata kelola menjadi prasyarat krusial untuk memperdalam pasar dan menjaga kepercayaan investor.

Ia menjelaskan, tekanan pasar nan terjadi saat ini tidak hanya dialami Indonesia, tetapi juga dirasakan secara regional di Asia dan global. Dalam kondisi tersebut, pasar tengah menjalani proses rebalancing, di mana penanammodal mulai kembali menimbang aspek fundamental, valuasi, dan kualitas upaya emiten.

Menurut Pandu, saham-saham nan tetap diminati umumnya mempunyai karakter tata kelola nan baik, keterbukaan info nan memadai, serta ketahanan keahlian terhadap siklus ekonomi. Dinamika tersebut tercermin dari pergerakan saham-saham unggulan nan menunjukkan penyesuaian nilai secara rasional.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑