Danantara Rapat dengan Dewan Pengawas, Bahas Struktur DSI hingga Utang KCIC

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kantor baru Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (30/6/2025). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan

Dewan Pengawas (Dewas) Danantara Indonesia membahas pembentukan struktur Komisaris dan Direksi PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) hingga utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Pembahasan dilaksanakan dalam rapat rutin Dewas Danantara Indonesia, Kamis (6/8), dihadiri oleh seluruh personil ialah Menpora Erick Thohir, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko Bidang PM Cak Imin, Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, hingga Menko PMK Pratikno.

Prasetyo mengatakan rapat koordinasi rutin tersebut salah satunya membahas skema penyelesaian utang KCIC nan dialihkan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Hari ini rapat koordinasi rutin saja ke Badan Pelaksana BPI Danantara berbareng dengan Dewan Pengawas BPI Danantara. (Utang KCIC) nan bakal menanggung adalah dari Kementerian Keuangan," jelasnya kepada awak media, Kamis (6/8).

Dia menyebutkan, skema pembayaran utang KCIC oleh Kemenkeu tetap dibahas oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

"Ya skemanya kelak Pak Purbaya nan ngatur," kata Prasetyo.

instagram embed

Sementara itu, Airlangga menjelaskan bahwa rapat tersebut juga membahas perubahan Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) dan RKAP Danantara Indonesia lantaran pembentukan PT DSI dan Danantara Development Management Fund (DDMF).

"Perubahan RKAT akibat beberapa kebijakan nan diprioritaskan, antara lain pembentukan DSI dan DDMF. Jadi itu semuanya bakal disesuaikan. Hasilnya disetujui perubahan," jelas Airlangga.

Airlangga menyebutkan, struktur Komisaris dan Direksi PT DSI bakal diumumkan setelah pembahasan rampung. Adapun PT DSI dipimpin oleh Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama.

"Sekarang dalam proses sehingga penganggaran format dewan komisaris sudah dilengkapi," tuturnya.

Sementara itu, mengenai dengan KCIC, dia hanya menegaskan bahwa sudah ada keputusan dengan Menkeu. Dia memastikan sudah ada pembahasan juga dengan pihak China.

"KCIC juga sudah ada keputusan dengan Menteri Keuangan. Sudah (dikomunikasikan) ya jika penyelesaian selalu baik," ungkap Airlangga.

KCIC uji kereta inspeksi dan kereta penumpang KCJB nan digandengkan, Minggu (25/6/2023). Foto: KCIC

AHY menambahkan rapat rutin itu secara umum membahas progress Danantara terhadap sejumlah proyek investasi nan bakal dikawal pada tahun-tahun mendatang, khususnya membantu pembangunan prasarana dan konektivitas di seluruh wilayah Indonesia.

"Saya juga bicara dan bertanya sekaligus gimana kita mau menyelesaikan urusan kereta cepat, restrukturisasi finansial dan sudah dijelaskan tadi oleh CEO maupun COO Danantara sudah duduk bareng kita semua," ujarnya.

AHY menyebut koordinasi mengenai utang KCIC sudah berjalan antara Kementerian Perhubungan dan Kemenkeu. Dia pun menyambut baik keputusan pengalihan utang tersebut oleh Kemenkeu.

"Sudah disepakati kelak pada saatnya bakal seperti nan kemarin juga teman-teman sudah mendengarkan dari Menteri Keuangan bakal mengambil alih dari apa nan telah dibicarakan selama ini mengenai dengan restrukturisasi finansial KCIC," imbuhnya.

Selain itu, dia juga menyebut bahwa rapat koordinasi Dewas juga membahas mengenai konsolidasi BUMN mengenai dengan pengelolaan area industri. Menurutnya, area industri di Indonesia perlu ditingkatkan daya saingnya, terutama dari sisi prasarana dasar dan konektivitas.

"Kalau kita mau punya daya tarik dibandingkan misalnya dengan negara-negara tetangga kita bisa dikatakan Vietnam nan begitu garang sekarang, Thailand dan lain sebagainya maka area industri kita juga kudu mempunyai kesiapan secara prasarana kemudian juga bisa lebih kompetitif dan ini juga nan menjadi salah satu prioritas dari danantara agar ini bisa semakin baik dikelolaan ke depan," tandas AHY.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan