Danantara Ingin Adhi Karya Fokus Jadi Kontraktor, Dilarang Punya Anak Usaha Baru

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Foto: Widodo S. Jusuf/ANTARA FOTO

Danantara mendorong transformasi PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dan anak perusahaan menyederhanakan struktur upaya secara bertahap. Dari 18 entitas saat ini, ADHI diarahkan menuju struktur nan lebih sederhana dan terintegrasi untuk memperkuat konsentrasi bisnis, sekaligus mendukung penyehatan finansial perusahaan.

Dalam arahannya kepada manajemen Adhi Karya, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menekankan pentingnya mengembalikan ADHI pada upaya inti sebagai perusahaan kontraktor nan profesional, dengan kualitas pekerjaan sebagai salah satu prioritas utama.

“Harapan saya dari hasil seluruh proses nan kita lakukan ini, bisa membikin Adhi menjadi sehat, dan kita konsentrasi di atasnya nan hanya sebagai kontraktor dengan kualitas nan baik,” ujar Dony melalui keterangan tertulis, Jumat (4/9).

Sejalan dengan upaya tersebut, Dony menegaskan perlunya penyederhanaan struktur upaya dan penghentian pembentukan anak perusahaan baru.

COO Danantara nan juga Kepala BP BUMN Dony Oskaria memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi (rakor) mengenai kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

“Kita lihat nih, setiap bikin anak perusahaan semuanya bermasalah. Jadi stop, tidak boleh lagi ada anak-anak perusahaan baru,” ujar Dony.

Dony menekankan penyelesaian restrukturisasi finansial nan ditargetkan pada September 2026 juga menjadi bagian krusial dalam memperkuat fondasi perusahaan dan mendukung keberlanjutan upaya ADHI ke depan.

Sementara itu, terhadap anak perusahaan di sektor properti, termasuk PT Adhi Commuter Properti Tbk, bakal dilakukan uji tuntas secara menyeluruh. Hasil uji tuntas tersebut bakal menjadi dasar dalam menentukan langkah terbaik terhadap upaya dan aset nan dimiliki.

Dengan struktur upaya nan lebih sederhana, konsentrasi pada upaya inti, serta kondisi finansial nan semakin sehat, ADHI diharapkan bisa memperkuat daya saing dan menciptakan pertumbuhan nan berbobot dan berkelanjutan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan